Panen Raya Jagung Jadi Bukti Nyata Dukungan Sidoarjo pada Program Pangan Nasional

SIDOARJO – cactanpublik.com 08 Januari 2025 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menunjukkan dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan panen raya jagung kuartal I Tahun 2026 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kamis . Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta jajaran Forkopimda Jawa Timur dan Kabupaten Sidoarjo.

Panen raya jagung ini merupakan bagian dari agenda nasional dalam menjaga stabilitas pangan di bawah arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Di Sidoarjo, panen dilaksanakan di lahan seluas satu hektare dengan hasil mencapai sekitar tiga ton jagung.

Secara serentak, panen jagung kuartal I di Jawa Timur digelar di 30 titik dengan total luas lahan 319,73 hektare yang meliputi lahan produktif, perhutanan, LBS, dan pesantren. Dari luasan tersebut, estimasi hasil panen mencapai 2.174,16 ton jagung.

Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.

“Kami mengapresiasi peran Polri, TNI, Bulog, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bersinergi menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Mimik Idayana.

Panen raya tersebut juga menjadi simbol keberhasilan program pertanian kolaboratif yang telah dipersiapkan sejak beberapa bulan lalu. Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur, Kombes Pol Ari Wibowo, menjelaskan bahwa lahan yang dipanen merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat cadangan pangan nasional.

“Estimasi hasil panen di lokasi ini mencapai sekitar tiga ton jagung. Selanjutnya, hasil panen akan didistribusikan ke berbagai wilayah sebagai bagian dari penguatan stok pangan nasional,” jelas Ari.

Ia menambahkan, setelah proses panen selesai, lahan akan segera dipersiapkan kembali untuk masa tanam berikutnya guna menjaga kesinambungan produksi dan stabilitas pasokan pangan.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menyampaikan bahwa jagung hasil panen akan diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) setelah melalui proses pengeringan. Menurutnya, keberhasilan panen ini tidak terlepas dari sinergi antara Polresta Sidoarjo, Kodim 0816/Sidoarjo, pemerintah daerah, dan para petani.

“Panen raya ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti komitmen bersama dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Kami akan terus mendorong agar program seperti ini berkelanjutan,” tegas Christian.

Melalui kegiatan panen raya jagung ini, Pemkab Sidoarjo berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kedaulatan pangan di tingkat daerah maupun nasional.(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *