Lewat PROTEG, Disdik Jatim Dorong Guru Lebih Mandiri dan Produktif

cacatanpublik.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur terus berupaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik melalui berbagai program inovatif. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menghadirkan Program PROTEG dalam ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES), sebagai wadah pemberdayaan guru agar lebih mandiri dan produktif.

Program PROTEG mendapat perhatian langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur saat meninjau booth program tersebut dalam rangkaian kegiatan EJIES. Dalam kunjungan itu, berbagai hasil karya dan pengembangan program ditampilkan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan keterampilan serta kemandirian ekonomi para guru.

Disdik Jatim menghadirkan PROTEG untuk membuka peluang bagi tenaga pendidik mengembangkan kemampuan di luar aktivitas mengajar. Melalui program ini, guru didorong memiliki keterampilan tambahan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif dan berkelanjutan guna meningkatkan pendapatan mereka.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan guru. Menurutnya, guru merupakan garda terdepan dalam mencetak generasi unggul sehingga perlu mendapatkan dukungan yang memadai, baik dalam aspek profesional maupun ekonomi.

“Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, kami terus mendorong berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian mereka,” ujarnya.

Melalui PROTEG, para guru memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan keterampilan kewirausahaan. Program tersebut juga memberikan ruang bagi tenaga pendidik untuk menghasilkan produk atau layanan yang bernilai ekonomi tanpa mengabaikan tugas utama mereka sebagai pendidik.

Selain menjadi sarana pemberdayaan ekonomi, PROTEG juga mendorong terbentuknya ekosistem kolaboratif antar guru dalam mengembangkan usaha produktif. Dengan adanya jejaring dan pendampingan yang berkelanjutan, para peserta diharapkan mampu menciptakan peluang usaha yang dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Ajang EJIES sendiri menjadi momentum penting bagi Disdik Jatim untuk memperkenalkan berbagai inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Beragam program transformasi pendidikan ditampilkan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat daya saing pendidikan di Jawa Timur.

Melalui penguatan Program PROTEG, Disdik Jatim berharap para guru tidak hanya menjadi agen perubahan di dunia pendidikan, tetapi juga mampu menjadi individu yang mandiri, kreatif, dan produktif. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus mendukung kemajuan pendidikan di Jawa Timur secara berkelanjutan.(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *