Cacatanpublik.com – Warga Perum Heaven Land Park Cluster Golden Gate menggelar Sholat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 06.15 WIB.
Panitia mengajak seluruh warga untuk hadir dan mengikuti ibadah Sholat ID tersebut yang akan berlangsung di area depan jalan raya Perumahan Heavenland dan pihak panitia penyelenggara menegaskan bahwa kegiatan tersebut terbuka untuk seluruh warga tanpa terkecuali.
Melalui pelaksanaan Sholat Idul Adha, warga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai-nilai ketakwaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam pelaksanaannya, panitia menunjuk Ustadz H. Makhmud sebagai khatib yang akan menyampaikan khutbah Idul Adha.
Sementara itu, Dodik Susanto, S.Pd., MM dipercaya menjadi imam dalam pelaksanaan sholat berjamaah tersebut.
Panitia juga mengajak warga untuk datang lebih awal mengingat kapasitas lokasi yang tersedia terbatas.
Kehadiran warga sejak sebelum pelaksanaan sholat diharapkan dapat membantu kelancaran dan ketertiban kegiatan.
Selain menjadi momentum ibadah, Idul Adha juga mengandung makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.
Karena itu, panitia berharap seluruh warga dapat menjadikan perayaan Idul Adha tahun ini sebagai sarana memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan sekitar.
“Momentum Idul Adha ini menjadi sarana meningkatkan ketakwaan, kepedulian, dan kebersamaan kita,” demikian pesan yang disampaikan panitia dalam undangan pelaksanaan Sholat Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Hendro Subagio yang sebagai P.I.C pembagian qurban dalam kesempatan itu menyampaikan semangat kebersamaan tersebut,
warga perum Heavenland diharapkan dapat memaknai Hari Raya Idul Adha tidak hanya sebagai ritual keagamaan ataupun ceremonial daging qurban, tetapi juga sebagai ajang mempererat hubungan antar warga dan memperkuat solidaritas sosial di lingkungan tempat tinggal mereka.
Menambahkan statementnya pada itu Hendro mengungkapkan mari kita belajar menerima dengan ikhlas walaupun daging yang kita berikan tidak sesuai dengan ikhlas, keikhlasan itu saat penting untuk warga jemaat mesjid dan para penerima daging kurban, “imbuhnya.(Yud)






