
SIDOARJO — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti meresmikan program revitalisasi dan digitalisasi sekolah di Kabupaten Sidoarjo, Selasa (14/4/2026). Peresmian berlangsung di SMP Negeri 4 Sidoarjo bersama Wakil Bupati Mimik Idayana.
Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah
Sebanyak 45 sekolah di Sidoarjo menerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah pusat. Program ini mencakup perbaikan sarana dan prasarana sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Selain itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menyalurkan bantuan digitalisasi berupa Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital (smartboard). Tercatat, sebanyak 1.577 unit IFP telah diterima oleh sekolah-sekolah di Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menegaskan bahwa program revitalisasi dan digitalisasi telah terlaksana 100 persen di wilayah tersebut.
Nilai Bantuan Capai Puluhan Miliar
Secara nasional, terdapat 16.167 satuan pendidikan yang menerima Program Revitalisasi. Khusus di Sidoarjo, total nilai bantuan mencapai lebih dari Rp45 miliar untuk 45 sekolah penerima.
Tak hanya itu, secara nasional lebih dari 608 ribu unit IFP telah didistribusikan ke berbagai sekolah untuk mendukung pembelajaran interaktif. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan proses belajar mengajar.
“Kami berharap sarana yang sudah dialokasikan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik untuk mendukung kualitas pembelajaran,” ujar Abdul Mu’ti.
Komitmen Lanjutkan Program 2026
Pemerintah pusat juga berkomitmen melanjutkan program revitalisasi pada 2026 dengan alokasi tambahan untuk 60 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Sebagian sekolah bahkan telah melalui tahap verifikasi dan validasi untuk percepatan pelaksanaan.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional secara merata.

Pemkab Sidoarjo Apresiasi Dukungan Pusat
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang diberikan melalui program revitalisasi tersebut.
Menurutnya, pada tahun 2025 terdapat 29 sekolah yang menjadi kewenangan kabupaten telah menerima bantuan dengan total nilai mencapai Rp20,3 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada 2 TK, 24 SD, dan 3 SMP.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo menunjukkan komitmennya melalui alokasi anggaran rehabilitasi sekolah sebesar Rp79,5 miliar pada 2025. Selain itu, pembangunan infrastruktur pendidikan juga terus dilakukan, termasuk pembangunan SMPN 2 Tulangan senilai Rp8,1 miliar dan SMPN 2 Prambon sebesar Rp7,1 miliar.
Untuk tahun 2026, Pemkab Sidoarjo menyiapkan anggaran rehabilitasi sekolah sebesar Rp40,6 miliar.
Harapan Pendidikan Lebih Berkualitas
Mimik Idayana berharap program revitalisasi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Sidoarjo. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen memastikan program ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tegasnya.
Program revitalisasi dan digitalisasi ini diharapkan mampu mencetak generasi Sidoarjo yang unggul, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan masa depan.(Red)










