Cacatanpublik.com— Suasana duka menyelimuti keluarga besar LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur setelah Bapak Sutarto bin Karmadji berpulang ke rahmatullah.
Kabar kepergian almarhum langsung menyebar dan membawa kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, serta jajaran pengurus MAKI Jatim.
Almarhum Bapak Sutarto merupakan ayahanda dari Mbok Ma, salah satu pengurus aktif MAKI Jatim.
Kehilangan ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga inti, tetapi juga oleh seluruh anggota organisasi yang mengenal sosok almarhum sebagai pribadi yang sederhana, hangat, dan penuh kasih.
Sejumlah pengurus dan relawan MAKI Jatim tampak hadir untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung.
Mereka juga turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Ketua Koorwil MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, S.Ip, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum.
Ia mengajak seluruh anggota untuk mendoakan almarhum agar segala amal ibadahnya diterima.
“Kami kehilangan sosok orang tua yang menjadi panutan dalam keluarga. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Heru.
Semasa hidupnya, Bapak Sutarto dikenal sebagai figur yang bersahaja dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan.
Sikap dan keteladanan yang ia tunjukkan menjadi inspirasi, terutama bagi anak-anaknya dalam menjalani kehidupan dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai pihak, baik dari internal MAKI Jatim maupun masyarakat luas.
Doa-doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan kebaikan almarhum semasa hidup.
Kepergian Bapak Sutarto menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kebersamaan, kasih sayang, serta nilai-nilai kehidupan yang telah diwariskan.
Keluarga besar MAKI Jatim pun berkomitmen untuk terus mengenang dan melanjutkan nilai-nilai baik yang telah ditanamkan almarhum.(Yud)







