Surabaya – Warga Banyu Urip Kidul adakan Tradisi sedekah bumi, gelar tradisi yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Maha Kuasa karena telah memberikan bumi tempat kita berpijak dengan segala rejeki berupa hasil bumi dan ketentraman untuk keberlangsungan hidup, Minggu (31/5/2026).
Menurut Ketua RT 14 – Molin 3, bapak Hermanto mengatakan, Tradisi sedekah bumi warga Banyu Urip Kidul 2 Molin 3 RW 04 Kelurahan Banyu Urip Kec. Sawahan Kota Surabaya, ini masih terus dilestarikan oleh warga dan di dukung oleh Pemerintah Kota dengan mengadakan Sedekah Bumi Mengenang “Sesepuh Mbah Buyut TO” Orang Pertama yang Menginjak di wilayah Banyu Urip Kidul Molin 3 sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih atas hasil bumi dan Kesejahteraan yang sudah diterima tahun ini,” katanya.
Saya atas nama RT 14 mengucapkan ribuan terima kasih atas dukungan Pemkot dan masyarakat seluruh RT Banyu Urip, kehadiran beliau semuanya, atas sumbangsih panjenengan semua terutama unuk Tim Kreatif Crew Armol 3 di pimpin oleh saudara Supriadi, bapak Misyanto Sesi Keamanan, bapak Sugeng serta pimpinan Ibu RT Muslimah, Ibu-ibu PKK saudara Ida Mulyani dan ibu Sulis dan banyak lainya yang gak bisa disebut satupersatu namanya.
“Sehingga pada hari ini dan kemarin , dimulai dari hari Kamis pagi sampai selesainya pada Minggu ini , panjenengan semuanya bersumbangsih baik secara pikir ataupun tenaga sehingga bisa mensukseskan kegiatan sedekah bumi ini,” ucap Hermanto.
Masih lanjut Hermanto,” Sedekah bumi ini adalah kegiatan rutin satu tahun sekali, apa sih sedekah bumi itu bapak ibu,”Sedekah bumi itu selamatan desa supaya kita semua yang ada di Banyu urip ini selalu diberi kesehatan , mudah mencari rejeki , dijauhkan dari mara bahaya, itu arti dari sedekah bumi bapak ibu.
“Dan rangkaian acara sedekah bumi dimulai pada hari Kamis ( 28/5/26 ) pukul 19:30 Wib, diawali dengan kirim doa Tahlil/Istighosah dan Pengajian di pimpin oleh Ustadz Samsul, dilanjut acara doa bersama dan perebutan 1 Gunungan hasil bumi dan 2 nasi Tumpeng untuk di makan Bersama-sama. Diacara keempat yang ditunggu Warga pembukaan Doa Bersama di Pimpin oleh Abah Zainudin RW 04 untuk memerlancar Acara tersebut,” ujarnya.
Gelar Arak-Arakan, masih lanjut kata Hermanto, membawa Gunungan dan Nasi Tumpeng Keliling Kampung di Kawal oleh jaranan TURONGGO ANGGER MULYO dan Barongsai KHUAN HOU sebagai puncak acara mengenang leluhur
“Sedekah Bumi Mbah Buyut TO” di Banyu Urip Molin 3 penampilan seru Barongsai dan Jaranan ini dihadiri tamu perwakilan Kelurahan Banyu Urip bapak Joko, Ketua RW O4 Banyu Urip bapak Achmad Setianto, bapak Eko Ketua RW Petemon serta Bhabinkamtibmas bapak Heru, Wakil Ketua LPMK Hari Siban, Sutamat Satpoll PP banyu Urip dan Relawan Godong Telo ibu Linda dan Ibu Ida serta segenap masyarakat Banyu Urip dan sekitarnya pada Minggu (31/5/2026) sampai selesai,” ulasnya.
Hermanto menambahkan, dengan Adanya acara Sedekah Bumi ratusan warga ikut menyaksikan sangat meriah dan kondusif,” Sebagai wujud syukur dan doa keselamatan. Ini juga sebagai bentuk penghormatan terhadap hiburan tradisi Adat leluhur,“ tutupnya. (Red)












