Cacatanpublik.com– Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyambut orang tua dan wali taruna baru SMAN Taruna Nala Jawa Timur dalam kegiatan Sosialisasi Program Tahun Ajaran 2026/2027 bagi Orang Tua/Wali Taruna Kelas X atau SN 12. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Laksamana Nala, Kota Malang, Minggu (12/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bagi sekolah dan keluarga untuk membangun sinergi dalam mendampingi perjalanan pendidikan para taruna selama tiga tahun ke depan.
Sebelum menyerahkan putra-putri mereka kepada sekolah, para orang tua mendapatkan penjelasan mengenai sistem pendidikan, pembinaan karakter, kehidupan berasrama, serta berbagai program yang akan dijalani taruna selama Tahun Ajaran 2026/2027.
Aries Agung Paewai menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik peserta didik.
Menurutnya, pendidikan juga harus membentuk karakter, integritas, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, dan kesiapan anak dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Sesungguhnya pendidikan bukan hanya tentang membuat anak menjadi pintar. Pendidikan adalah proses membentuk karakter, membangun integritas, menumbuhkan disiplin, melatih kepemimpinan, dan menyiapkan mereka menghadapi kehidupan,” ujar Aries.
Ia menjelaskan, SMAN Taruna Nala Jawa Timur mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan kedisiplinan. Para taruna tidak hanya mengikuti pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga belajar mengatur waktu, menaati aturan, hidup mandiri, menghargai keberagaman, serta bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang mereka ambil.
Aries menilai berbagai pembinaan tersebut menjadi bekal penting bagi para taruna ketika melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sekolah kedinasan, maupun ketika memasuki dunia profesional.
Ia juga mengingatkan para orang tua bahwa kehidupan sebagai taruna membutuhkan kesiapan mental dan fisik. Para taruna akan menjalani jadwal yang padat, pembinaan kedisiplinan, latihan fisik, pembelajaran akademik, serta pembentukan karakter yang berlangsung secara konsisten.
“Semua itu bukan untuk menyulitkan anak-anak kita. Semua itu adalah proses menempa mereka menjadi pribadi yang tangguh. Sebagaimana besi yang kuat lahir dari tempaan api, demikian pula seorang pemimpin lahir dari proses yang tidak mudah,” ungkapnya.
Meski demikian, Aries menekankan bahwa sekolah harus menerapkan pendidikan secara tegas sekaligus humanis.
Ia meminta seluruh pihak memastikan para taruna dapat berkembang menjadi generasi berprestasi tanpa kehilangan kebahagiaan dan rasa nyaman selama menjalani proses pendidikan.
“Disiplin harus berjalan berdampingan dengan kasih sayang. Ketegasan harus selalu diiringi dengan kepedulian,” tegas Aries.
Lebih lanjut, Kadindik Jatim menegaskan bahwa sekolah tidak dapat menjalankan pendidikan secara optimal tanpa dukungan keluarga.
Ia mengajak orang tua membangun komunikasi dan kolaborasi yang kuat dengan pihak sekolah selama anak-anak menjalani pendidikan di lingkungan asrama.
“Sekolah yang hebat tidak akan berhasil tanpa dukungan keluarga yang hebat. Karena pendidikan sesungguhnya mempunyai tiga pilar, yaitu sekolah, orang tua, dan anak itu sendiri,” jelasnya.
Aries juga meminta orang tua terus memberikan dukungan moral kepada putra-putri mereka.
Ia berharap para orang tua memberikan kepercayaan kepada sekolah sekaligus menjaga komunikasi yang baik agar proses pembinaan taruna dapat berjalan secara optimal.
Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan peserta didik menjadi kunci dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat.
Sinergi tersebut juga dapat membantu para taruna menghadapi berbagai tantangan selama menjalani pendidikan sekaligus mempersiapkan mereka menyongsong masa depan.
“Anak-anak kita adalah titipan Tuhan. Tugas orang tua membesarkan mereka dengan kasih sayang.
Tugas sekolah membentuk mereka melalui pendidikan. Dan tugas kita bersama adalah memastikan mereka kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mendorong sekolah dan keluarga untuk menyamakan visi dalam mendampingi pendidikan taruna baru SMAN Taruna Nala Jawa Timur.
Kolaborasi yang kuat antara sekolah dan keluarga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, nasionalisme, serta karakter yang kokoh.
Menutup sambutannya, Aries Agung Paewai mengucapkan selamat kepada seluruh taruna baru dan keluarga besar SMAN Taruna Nala Jawa Timur.
Ia mengajak seluruh pihak menjadikan tiga tahun masa pendidikan sebagai perjalanan berharga untuk mempersiapkan generasi muda menuju masa depan yang gemilang.(Yud)






