Cacatanpublik.com – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menetapkan Jember sebagai tuan rumah pelaksanaan UMKM FES 2026.
Penunjukan ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis komoditas unggulan kopi dan tembakau.
MAKI Jatim mengumumkan kesiapan tersebut dalam rilis resmi bersama awak media yang digelar di Cafe Rumput, Sabtu (25/4/2026).
Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa event ini tidak sekadar pameran, tetapi menjadi gerakan kolektif untuk memperkuat sektor UMKM.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang nyata bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang.
UMKM FES 2026 menjadi momentum kebangkitan ekonomi berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Panitia mengusung tema “Jatim Specialty Kopi, Tembakau dan UMKM FES 2026” sebagai konsep utama.
Mereka akan menampilkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari kopi khas lereng pegunungan hingga tembakau yang menjadi tulang punggung ekonomi petani.
Ketua pelaksana Hudan menyatakan bahwa pihaknya terus mematangkan konsep acara agar memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM.
“Kami tidak hanya menyiapkan kegiatan seremonial, tetapi membangun ekosistem yang mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Konseptor acara, Mas Dana, merancang keseluruhan kegiatan dengan pendekatan kolaboratif.
Ia memastikan setiap rangkaian acara memiliki nilai tambah serta membuka peluang interaksi antar pelaku usaha.
“Kami ingin memastikan kegiatan ini tidak hanya ramai, tetapi juga menghasilkan dampak berkelanjutan,” tegasnya.
Jember kembali dipercaya menjadi tuan rumah karena memiliki potensi besar di sektor kopi, tembakau, dan cerutu.
Selain itu, panitia juga tengah menyiapkan peluncuran branding
“Surga Kopi Indonesia” untuk memperkuat identitas daerah di tingkat nasional hingga global.
UMKM FES 2026 akan melibatkan sedikitnya 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Dukungan lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sejumlah daerah lain seperti Nganjuk dan Buleleng juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan membawa produk unggulan masing-masing.
Melalui kolaborasi yang solid, UMKM FES 2026 diharapkan mampu menjadi katalis bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan.
Dari Jember, potensi lokal kembali ditegaskan sebagai kekuatan utama dalam menopang ekonomi nasional.(Yud)






