cacatanpublik.com // Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur mengambil langkah baru dalam memperluas perjuangan sosial dan kultural melalui peluncuran film berjudul “Gadis Rengganis”. Karya ini menjadi simbol transformasi gerakan organisasi dari ranah advokasi publik menuju ruang kebudayaan dan pendidikan karakter bangsa.
MAKI Jatim di bawah kepemimpinan Heru Satriyo mengembangkan film ini sebagai bagian dari strategi perjuangan kultural yang menempatkan seni sebagai sarana penyampaian pesan moral. Organisasi tersebut menilai bahwa film memiliki kekuatan naratif yang mampu membentuk kesadaran sosial secara lebih luas dan mendalam.
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menegaskan bahwa “Gadis Rengganis” tidak hanya diproduksi sebagai karya hiburan, tetapi juga sebagai instrumen gerakan sosial untuk memperkuat nilai budaya dan identitas bangsa di tengah derasnya arus globalisasi.
Heru Satriyo mendorong pemanfaatan film sebagai media perubahan sosial yang efektif dalam membangun karakter generasi muda. Ia menekankan bahwa pendekatan budaya melalui film dapat menjangkau masyarakat secara lebih emosional dan komunikatif.
“Film ini kami hadirkan sebagai upaya membangun kesadaran generasi muda agar lebih mencintai budaya bangsa, menjaga nilai moral, dan memahami pentingnya identitas nasional,” ujar Heru Satriyo.
Film Gadis Rengganis mengangkat kisah perjuangan seorang perempuan muda dalam mempertahankan nilai-nilai tradisi di tengah tekanan modernitas. Cerita ini menggambarkan konflik sosial dan batin yang mencerminkan realitas perubahan budaya di masyarakat saat ini.
MAKI Jatim melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam proses pengembangan film tersebut, mulai dari pegiat seni, budayawan, akademisi, hingga komunitas budaya. Kolaborasi ini memperkuat pesan bahwa pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan lintas sektor secara berkelanjutan.
Selain sebagai karya seni, MAKI Jatim menempatkan film ini sebagai bagian dari gerakan sosial yang mendorong penguatan ekonomi kreatif nasional. Organisasi ini menilai industri perfilman dapat menjadi sarana strategis untuk memperkuat karakter bangsa sekaligus membuka ruang ekspresi budaya lokal.
Dengan peluncuran “Gadis Rengganis”, MAKI Jatim menegaskan perannya dalam memperluas medan perjuangan kultural bangsa. Film ini diharapkan menjadi inspirasi baru dalam upaya menjaga nilai budaya Indonesia di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.(Yud)











