Karang Intan, Catatanpublik.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan mulai mengerjakan pesanan 100 papan catur di Workshop Kegiatan Kerja (Giatja), Jumat (25/09/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi warga binaan untuk mempraktikkan keterampilan kerja sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dan ekonomi.
Pengerjaan papan catur saat ini masih berlangsung. Warga binaan memulai pekerjaan dengan menyiapkan bahan, melakukan pengukuran, serta memotong material sesuai ukuran yang telah ditentukan. Tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan perakitan hingga membentuk papan catur sesuai kebutuhan pesanan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), Indra Wahyudi, bersama Kepala Subseksi Sarana Kerja (Kasubsi Sarana Kerja), Erwin Fazrin, dan Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja (Kasubsi Bimkerlohasker), Muhammad Ridhoni, mendampingi dan mengawasi proses pengerjaan di Workshop Giatja. Pendampingan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.
“Pesanan ini menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk mempraktikkan kemampuan yang sudah dipelajari. Saat ini pengerjaan masih berlangsung, mulai dari menyiapkan bahan, mengukur, hingga memotong material. Selanjutnya akan dilanjutkan ke tahap perakitan,” jelas Indra.
Salah seorang warga binaan, SR, mengaku senang dapat terlibat dalam pengerjaan pesanan tersebut. Menurutnya, setiap tahapan membutuhkan ketelitian agar produk yang dihasilkan sesuai ukuran dan rapi.
“Saya senang bisa ikut mengerjakan papan catur ini. Sekarang kami masih menyiapkan dan memotong bahan. Harus teliti supaya ukurannya tepat dan nanti hasilnya rapi. Saya ingin terus belajar supaya keterampilan ini bisa saya gunakan setelah selesai menjalani pembinaan,” ungkap SR.
Pengerjaan 100 papan catur tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang melatih keterampilan teknis, ketelitian, kreativitas, dan kedisiplinan dalam menyelesaikan pekerjaan. Proses produksi juga memberikan pengalaman kepada warga binaan untuk mengikuti tahapan kerja berdasarkan target yang telah ditentukan.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mengembangkan kegiatan kerja melalui produksi berbagai barang yang memiliki nilai guna dan peluang ekonomi. Melalui pengalaman bekerja secara langsung, warga binaan diharapkan dapat mengembangkan keterampilan yang diperoleh selama pembinaan sebagai persiapan untuk bekerja atau mengembangkan usaha setelah kembali ke masyarakat. (nta).












