Karang Intan, Catatanpublik.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan melepas dua Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) setelah keduanya menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Rabu (23/09/2026). Jajaran Lapas menyerahkan plakat dan menyampaikan pesan kepada kedua taruna sebagai penanda berakhirnya kegiatan sebelum mereka melanjutkan pendidikan.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan kedua taruna dalam berbagai aktivitas selama menjalankan PKL dan KKN di lingkungan pemasyarakatan.
Selama menjalankan kegiatan, kedua taruna mengikuti berbagai aktivitas di Lapas untuk mengenal secara langsung tugas dan fungsi pemasyarakatan. Mereka berinteraksi dengan petugas serta melihat pelaksanaan pelayanan dan pembinaan yang berlangsung dalam keseharian.
Yugo mengapresiasi pelaksanaan PKL dan KKN yang telah dijalankan kedua taruna. Menurutnya, pengalaman langsung di satuan kerja pemasyarakatan membantu taruna memahami tugas, tanggung jawab, dan kondisi lapangan yang akan mereka hadapi sebagai calon insan pemasyarakatan.
“Terima kasih atas kontribusi dan kebersamaan selama melaksanakan PKL dan KKN di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Jadikan pengalaman di sini sebagai pembelajaran untuk memahami tugas pemasyarakatan secara lebih dekat. Apa yang sudah dipelajari semoga menjadi bekal untuk terus berkembang dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Yugo.
Penyerahan plakat menjadi kenang-kenangan atas kebersamaan kedua taruna bersama jajaran Lapas selama mengikuti kegiatan. Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi jajaran Lapas untuk menyampaikan pesan agar pembelajaran yang diperoleh dapat mereka terapkan dalam pendidikan selanjutnya.
Salah satu Taruna Poltekip, Fardhan, menyampaikan kesannya selama mengikuti kegiatan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Ia menilai keterlibatan secara langsung di lingkungan pemasyarakatan memberikan pemahaman baru mengenai pelaksanaan tugas dan pelayanan.
“Selama di sini banyak hal yang saya pelajari secara langsung. Kami bisa melihat bagaimana petugas menjalankan tugas, berinteraksi dengan warga binaan, dan memberikan pelayanan. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk memahami dunia pemasyarakatan dengan lebih dekat,” ungkap Fardhan.
Bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, kegiatan PKL dan KKN menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran taruna melalui pengalaman lapangan. Kehadiran mereka juga membuka ruang untuk mengenal lebih dekat pelaksanaan pelayanan, pembinaan, kedisiplinan, serta tanggung jawab petugas dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
Melalui penerimaan taruna dalam kegiatan PKL dan KKN, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan turut mendukung proses pembentukan calon insan pemasyarakatan yang memahami tugas dan tanggung jawab secara langsung. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi kedua taruna dalam melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas di bidang pemasyarakatan. (nta).






