Cacatanpublik.com.– Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Sriatun Subandi mengapresiasi pelaksanaan Program Kampung Bangkit yang digelar JTV di Desa Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, program tersebut tidak hanya memperkuat kerukunan warga, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa.
Sriatun membuka kegiatan secara resmi dan bergabung bersama ribuan warga dalam berbagai rangkaian acara, seperti senam bersama, jalan sehat, hiburan rakyat, promosi produk UMKM, serta sejumlah perlombaan yang melibatkan masyarakat.
Ia menilai Program Kampung Bangkit mampu menghadirkan ruang interaksi yang positif bagi masyarakat.
Melalui kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan, hubungan antartetangga semakin erat dan semangat gotong royong terus tumbuh.
“Dengan silaturahmi, senam bersama, dan berkumpul bersama, insyaallah akan semakin mempererat kerukunan serta memberikan manfaat bagi kesehatan dan kebersamaan masyarakat,” ujar Sriatun.
Menurutnya, kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan sosial seperti ini menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang harmonis sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di tingkat desa.
Selain mempererat hubungan sosial, Sriatun juga menyoroti manfaat ekonomi yang dirasakan para pelaku UMKM. Kehadiran stan-stan UMKM dalam Program Kampung Bangkit memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk unggulan mereka kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh warga untuk mendukung produk lokal dengan membeli hasil karya para pelaku UMKM agar roda perekonomian desa terus bergerak.
“Di sini juga ada para pelaku UMKM. Mari kita dukung mereka dengan membeli produk-produk lokal sehingga usaha mereka semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Sriatun berharap kolaborasi antara media, pemerintah desa, dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat terus berlanjut sehingga Program Kampung Bangkit bisa digelar di lebih banyak wilayah.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh sinergi yang mampu menghadirkan manfaat ganda, yakni memperkuat kerukunan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM.
Ia optimistis semakin banyak desa yang menggelar kegiatan serupa, semakin besar pula dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi lokal.
“Program seperti ini perlu terus dikembangkan karena mampu membangun semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan memberikan ruang bagi UMKM untuk tumbuh bersama masyarakat,” pungkas Sriatun.(Yud)











