Siapkan SDM Berkualitas untuk Jepang, LPK Wijaya Kusuma Bersama ANTRAK Bangun Sinergi dengan LPK Kagi Seikou Indonesia

 

BREBES, JAWA TENGAH – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Wijaya Kusuma bersama Lembaga Anti Narkotika dan Rehabilitasi Narkoba (ANTRAK) melakukan kunjungan silaturahmi ke LPK Kagi Seikou Indonesia Brebes yang beralamat di Jalan Kedawon–Poncol KM.01, Desa Kedawon, Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jum’at, (25/09/2026).

 

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarlembaga, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun hubungan kerja sama dalam bidang pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda dan pemudi yang memiliki keinginan untuk bekerja di luar negeri, terutama di Jepang.

 

Kehadiran Ketua LPK Wijaya Kusuma bersama Tim ANTRAK mendapat sambutan hangat dari Komisaris LPK Kagi Seikou Indonesia, Eko Wiharto. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan membahas berbagai peluang sinergi antarlembaga dalam mempersiapkan calon tenaga kerja yang memiliki keterampilan, kedisiplinan, karakter serta kesiapan mental sebelum memasuki dunia kerja internasional.

 

Ketua LPK Wijaya Kusuma, Drs. Teguh Digdayanto, S.H., M.H., M.Hum., menyampaikan bahwa kerja sama antarlembaga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda yang ingin membangun masa depan melalui kesempatan kerja di luar negeri.

 

Menurutnya, persiapan calon tenaga kerja tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis. Pembentukan karakter, kedisiplinan, wawasan, mental kerja serta pemahaman terhadap lingkungan sosial dan budaya negara tujuan juga menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Tim ANTRAK juga membawa misi khusus, yakni memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada generasi muda.

 

Kehadiran ANTRAK menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan para calon tenaga kerja, khususnya mereka yang akan bekerja di luar negeri, memiliki pemahaman yang cukup mengenai dampak penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menjaga diri dari lingkungan yang dapat menjerumuskan pada penyalahgunaan narkotika.

 

“Sinergi ini bukan hanya tentang mempersiapkan generasi muda agar memiliki keterampilan dan mampu bekerja di luar negeri, tetapi juga bagaimana mereka memiliki karakter yang kuat, mental yang baik serta terbebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujar Teguh.

 

Sementara itu, Komisaris LPK Kagi Seikou Indonesia, Eko Wiharto, menyambut positif kunjungan LPK Wijaya Kusuma bersama ANTRAK. Ia berharap komunikasi dan silaturahmi tersebut dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pemuda dan pemudi yang tengah mempersiapkan diri untuk bekerja di Jepang.

 

“Dengan adanya kerja sama antara LPK Wijaya Kusuma, ANTRAK dan LPK Kagi Seikou Indonesia ini, kami berharap ke depan para pemuda dan pemudi sebagai generasi penerus bangsa dapat memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik, khususnya melalui peluang kerja ke Jepang. Selain memiliki keterampilan dan kesiapan kerja, kami juga ingin mereka memiliki pemahaman yang baik mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang saat ini menjadi persoalan di tengah masyarakat Indonesia. Dengan edukasi dan pembinaan yang berkelanjutan, kami berharap generasi muda dapat menjaga diri, memiliki karakter yang kuat, serta menjadi generasi yang produktif dan membanggakan,” ujar Eko Wiharto, Komisaris LPK Kagi Seikou Indonesia.

 

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antarlembaga dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, disiplin, memiliki etos kerja dan memahami pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba.

 

Dengan terjalinnya komunikasi antara LPK Wijaya Kusuma, ANTRAK dan LPK Kagi Seikou Indonesia, diharapkan ke depan dapat lahir berbagai program bersama yang berorientasi pada peningkatan kualitas generasi muda serta membuka peluang yang lebih luas bagi mereka untuk meraih masa depan melalui dunia kerja internasional, khususnya Jepang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *