Cacatanpublik.com Momentum peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat persatuan nasional di tengah dinamika kebangsaan yang terus berkembang.
Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKS, Puguh Wiji Pamungkas, menegaskan NU telah berkontribusi besar sebagai perekat bangsa dan penjaga harmoni sosial selama satu abad perjalanan Indonesia.
Menurut Puguh, NU secara konsisten mengembangkan ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin yang moderat, inklusif, dan selaras dengan nilai-nilai kebangsaan.
Peran tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa yang majemuk, baik dari sisi agama, budaya, maupun latar belakang sosial.
“Selama satu abad, NU telah membuktikan diri bukan hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga kekuatan sosial dan kultural yang mampu menjaga persatuan nasional,” ujar Puguh dalam keterangannya, Sabtu (1/2/2026).
Ia menilai, peringatan satu abad NU tidak semestinya dimaknai sebatas seremoni atau romantisme sejarah.
Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi titik tolak kebangkitan kolektif bangsa dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari krisis moral, polarisasi sosial, hingga ketidakpastian ekonomi dunia.
Puguh juga menegaskan komitmen Gemantara Indonesia untuk terus bersinergi dengan NU dalam memperjuangkan nilai keadilan sosial, demokrasi, serta kesejahteraan rakyat.
Selain itu, perhatian khusus diberikan pada peran generasi muda NU. Ia mendorong kader-kader muda untuk tampil sebagai motor penggerak inovasi dan kepemimpinan, agar nilai-nilai perjuangan para ulama pendiri NU tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Generasi muda NU harus berani mengambil peran strategis, menghadirkan gagasan baru, namun tetap berakar pada tradisi dan nilai luhur yang diwariskan para pendiri,” tegasnya.
Lebih lanjut, Puguh berharap semangat satu abad NU dapat menjadi energi kolektif dalam memperkuat persatuan nasional dan membangun karakter bangsa yang berakhlak, adil, dan bermartabat.
“Semangat satu abad NU harus menjadi kekuatan bersama untuk mewujudkan Indonesia yang rukun, kuat, dan berkeadilan,” pungkasnya.(Yud)












