cacatanpublik.con– Warga RW 06 Kapas Lor, Kelurahan Kapas Madya Baru, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, bersiap menggelar aksi damai pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap polemik pengelolaan parkir di area Resto SSB (Spesialnya Soto Boyolali) yang berada di Jalan Kenjeran 153-155 Surabaya.
Aksi damai itu akan melibatkan sekitar 300 warga bersama GRIB Jaya. Massa dijadwalkan mulai berkumpul pukul 12.00 WIB dengan membawa mobil komando, pengeras suara, poster, dan spanduk untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah maupun pihak pengelola resto.
Ketua RW 06 Kelurahan Kapas Madya Baru, H. Samharis, mengatakan warga menilai pengelolaan parkir di area usaha tersebut seharusnya melibatkan masyarakat sekitar.
Menurutnya, Karang Taruna, RT, dan RW setempat perlu diberi ruang untuk ikut mengelola parkir agar keberadaan usaha dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga lingkungan sekitar.
“Warga berharap ada keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan parkir sehingga manfaat usaha juga bisa dirasakan oleh warga sekitar,” ujarnya.
Selain menyoroti persoalan parkir, warga juga meminta pemerintah memperhatikan sejumlah aspek lain sebelum resto beroperasi penuh.
Mereka menilai persoalan analisa dampak lingkungan, pengelolaan limbah, hingga AMDAL lalu lintas di kawasan Jalan Kenjeran perlu diselesaikan terlebih dahulu.
Dalam tuntutannya, warga meminta pembukaan Resto SSB ditunda sementara sampai persoalan pengelolaan parkir mencapai kesepakatan bersama.
Mereka juga meminta pihak kelurahan dan instansi terkait dapat memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut secara terbuka dan adil.
Aksi damai tersebut akan dipimpin oleh Sahlan D.A selaku penanggung jawab lapangan.
Warga memastikan kegiatan dilakukan secara tertib dan damai sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat.
Surat pemberitahuan aksi diketahui telah dikirimkan kepada Kapolsek Tambaksari Surabaya pada 13 Mei 2026 sebagai bentuk koordinasi resmi menjelang pelaksanaan aksi damai.(Yud)












