Cacatanpublik.com. — Pemerintah Kabupaten Jember bersama berbagai pemangku kepentingan menggelar Festival UMKM sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih inklusif di daerah tersebut.
Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Jember dan Pendopo Bupati ini menghadirkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, petani kopi, serta petani tembakau dari berbagai wilayah. Para pelaku usaha memamerkan sekaligus memasarkan produk unggulan daerah secara langsung kepada masyarakat dan pengunjung.
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Jawa Timur turut mendukung pelaksanaan festival ini sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Organisasi tersebut menilai kegiatan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, menegaskan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga memperkuat interaksi antara pemerintah dan masyarakat.
“Festival ini menggerakkan ekonomi rakyat sekaligus membuka ruang pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya, Selasa (05/05/2026).
Panitia menyelenggarakan berbagai kegiatan pendukung seperti bazar UMKM, promosi kopi dan tembakau, lomba kreatif, hingga kegiatan olahraga masyarakat. Seluruh rangkaian acara dikemas untuk menarik partisipasi lintas generasi.
Pemerintah daerah mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan momentum ini guna memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal. Mereka juga mengintegrasikan layanan publik dalam kegiatan festival untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan pemerintah.
Heru Satriyo menilai sinergi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Ia mendorong agar model kolaborasi seperti ini terus diperluas di berbagai daerah.
“Jember menunjukkan bahwa ekonomi rakyat bisa tumbuh jika semua pihak bergerak bersama,” tegasnya.
Festival ini juga menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam pembangunan daerah. MAKI Jatim menilai, penguatan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih dan akuntabel.
Melalui kegiatan ini, Jember memperkuat posisinya sebagai daerah berbasis potensi lokal yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor UMKM, pertanian, dan kreativitas masyarakat.(Yud)






