Cacatanpublik.com Kegiatan reses DPRD Jawa Timur di Surabaya kembali menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Anggota dewan dari daerah pemilihan Surabaya, Lilik Hendarwati, menerima langsung beragam keluhan warga,
mulai dari masalah pemutusan hubungan kerja (PHK), pendidikan, hingga banjir di lingkungan permukiman.
Lilik Hendarwati menyatakan bahwa mayoritas warga yang hadir dalam reses menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi ketenagakerjaan.
Ia menegaskan bahwa gelombang PHK yang terjadi belakangan ini berdampak besar terhadap perekonomian keluarga.
Banyak warga mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan baru di tengah persaingan yang semakin ketat.
Selain itu, warga juga mengeluhkan akses dan biaya pendidikan yang dinilai masih menjadi beban, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Lilik menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan layanan pendidikan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam sektor ekonomi, warga turut menyuarakan harapan agar pemerintah memberikan perhatian lebih kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Lilik menyebut masyarakat membutuhkan pendampingan, pelatihan, serta kemudahan akses permodalan agar usaha mereka mampu bertahan dan berkembang.
Masalah banjir juga menjadi salah satu keluhan utama. Warga menyampaikan kondisi saluran air yang tidak optimal.
mulai dari ukuran drainase yang sempit hingga tidak adanya aliran pembuangan yang jelas.
Lilik menilai persoalan ini perlu penanganan serius karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan warga.
Ia juga menyoroti dampak pembangunan kawasan perumahan baru yang kerap mengganggu sistem drainase di lingkungan sekitar.
Menurutnya, perencanaan pembangunan harus memperhatikan keseimbangan lingkungan agar tidak menimbulkan masalah baru.
Di sisi lain, warga bersama pengurus RT/RW mengungkapkan ketidakakuratan data penerima bantuan sosial.
Mereka menemukan adanya penerima yang tidak lagi layak namun masih terdaftar,
sementara warga yang membutuhkan justru belum mendapatkan bantuan.
Lilik menegaskan akan menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah kota dan anggota DPRD Surabaya.
Ia berharap setiap keluhan warga dapat segera mendapatkan solusi nyata.
“Kami akan terus mengawal aspirasi masyarakat dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar permasalahan ini bisa segera ditangani,” tegasnya.(Yud)













