Cacatanpublik.com– Polres Pasuruan membekali sekitar 300 siswa kelas XI SMAN 1 Bangil dengan pemahaman tentang pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Edukasi tersebut mendorong para pelajar menggunakan AI secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara edukatif dan interaktif. Petugas Polres Pasuruan mengenalkan perkembangan teknologi AI yang kini semakin mudah diakses dan telah dimanfaatkan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memperkenalkan sejumlah aplikasi berbasis AI kepada para siswa. Petugas juga menjelaskan cara memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung kegiatan belajar tanpa mengabaikan etika dan tanggung jawab.
Menurut Polres Pasuruan, AI dapat membantu pelajar mencari informasi, memahami materi pembelajaran, mengembangkan ide, serta mendukung berbagai aktivitas akademik. Namun, para siswa tetap harus memeriksa kembali informasi yang dihasilkan AI dan tidak menjadikannya sebagai satu-satunya sumber kebenaran.
Petugas juga mengingatkan para siswa mengenai berbagai risiko penyalahgunaan AI. Pelajar harus menghindari penggunaan teknologi tersebut untuk membuat informasi palsu, menyebarkan konten menyesatkan, melakukan penipuan, maupun tindakan lain yang dapat merugikan orang lain dan melanggar aturan.
“Kami mengenalkan AI kepada adik-adik pelajar agar dapat memanfaatkan perkembangan teknologi ini untuk hal-hal yang positif, khususnya dalam mendukung kegiatan belajar, serta memahami dampak negatif yang dapat muncul apabila digunakan secara tidak bijak,” ujar petugas dalam kegiatan tersebut.
Polres Pasuruan mengajak para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis. Para pelajar perlu menyaring informasi, menjaga etika dalam ruang digital, serta mempertimbangkan dampak setiap konten yang mereka buat maupun sebarkan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda. Polres Pasuruan berharap para siswa SMAN 1 Bangil mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa mengabaikan norma, keamanan, dan tanggung jawab.
Dengan pemahaman tersebut, AI diharapkan dapat menjadi sarana yang memberikan manfaat positif bagi pelajar, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kemampuan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.(Yud)











