Perumda Surya Sembada Sabet Penghargaan di Festival Rujak Uleg 2026, Tampilkan Kekompakan Tim

kawanindonesia.web.id – Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya berhasil meraih penghargaan dalam ajang Festival Rujak Uleg 2026 yang digelar di Surabaya Expo Center, Sabtu, 9 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, tim Perumda tampil kompak dan mampu mencuri perhatian dewan juri serta pengunjung.

Festival yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 itu berlangsung meriah dengan partisipasi berbagai instansi, BUMD, dan komunitas. Perumda Surya Sembada ikut berpartisipasi dengan menampilkan kreativitas serta kekompakan tim dalam lomba mengulek rujak khas Surabaya.

Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Louis Andilun Gatu, menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat kedekatan dengan masyarakat.

“Perumda Surya Sembada terus mendukung kegiatan yang mengangkat budaya lokal Surabaya. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan air bersih, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial dan budaya kota,” ujarnya.

Dalam lomba tersebut, Perumda Surya Sembada menurunkan empat perwakilan, yaitu Muhamad Febri Afriyanto, Angga Christian Hanata, R. Nugroho Sri Yudo Herdiyanto, dan Ghiffari Rahmat Romadhon. Mereka tampil kompak dengan kostum yang menarik serta menunjukkan kekompakan dalam proses mengulek rujak di hadapan juri.

Aksi tim Perumda berhasil menarik perhatian pengunjung karena menghadirkan suasana meriah dan penuh kebersamaan. Dewan juri kemudian memberikan apresiasi atas penampilan yang dinilai kreatif, solid, dan menghibur.

Atas penampilan tersebut, Perumda Surya Sembada berhasil menyabet penghargaan dalam Festival Rujak Uleg 2026. Pencapaian ini sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian budaya dan tradisi kuliner khas Surabaya.

Melalui partisipasi ini, Perumda Surya Sembada berharap semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal terus tumbuh di tengah masyarakat, seiring dengan perkembangan Kota Surabaya sebagai kota modern yang tetap berakar pada budaya.(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *