Surabaya, 6 Oktober 2026 — Suasana berbeda terlihat di wilayah RT 10 RW 08, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya, pada Selasa (6/10/2026). Kehadiran sejumlah tokoh di tengah permukiman warga menjadi perhatian dan membuat masyarakat RT 10 maupun warga sekitar memadati lokasi.
Kunjungan kali ini terasa istimewa karena dihadiri Kapolrestabes Surabaya, Bapak Lutfi, serta Bapak Purnomo, sosok yang dikenal melalui konten YouTube dengan pesan “Belajar Jadi Orang Baik.”
Kunjungan tersebut dilatarbelakangi perhatian terhadap dua anak yatim piatu serta beberapa warga dhuafa yang berada di lingkungan tersebut. Kehadiran para tokoh bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Salah satu momen yang cukup menyentuh terjadi ketika Bapak Lutfi menggendong seorang anak kecil. Anak tersebut tampak begitu nyaman berada dalam gendongan hingga ketika ibunya meminta untuk turun, ia justru enggan meninggalkan gendongan tersebut. Momen sederhana itu menjadi gambaran kedekatan dan kehangatan yang terbangun dalam kunjungan tersebut.
Yang lebih penting, perhatian yang disampaikan tidak berhenti pada kegiatan hari itu. Bapak Lutfi menyampaikan komitmennya untuk ikut memperhatikan pendidikan anak-anak tersebut. Hal ini tentu menjadi harapan baru bagi keluarga dan masyarakat agar masa depan anak-anak tersebut mendapatkan perhatian yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut juga hadir perwakilan Kesra Kelurahan Putat Jaya, serta BGR (Barisan Gotong Royong) yang selama ini membawa semangat kepedulian sosial dan perjuangan kemasyarakatan.
Bagi BGR, kepedulian terhadap anak-anak bukan hanya tentang membantu hari ini, tetapi tentang bagaimana menyelamatkan masa depan generasi bangsa.
“Selamatkan Anak Bangsa”
bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian, perhatian, pendidikan, dan gotong royong bersama.
Kehadiran para tokoh di tengah masyarakat juga memberikan pesan bahwa persoalan sosial tidak harus selalu diselesaikan dari balik meja. Turun langsung, melihat kondisi warga, mendengar keluhan masyarakat, dan menyentuh kehidupan mereka secara nyata adalah bentuk kepedulian yang sangat berarti.
Dari sebuah gang kecil di RT 10 RW 08 Putat Jaya, hari ini kembali terlihat bahwa kebaikan bisa tumbuh ketika semua pihak mau bergerak bersama.
Semoga perhatian terhadap anak yatim, piatu, dan dhuafa di lingkungan ini tidak berhenti pada kunjungan hari ini, tetapi berlanjut menjadi kepedulian dan pendampingan nyata untuk masa depan mereka.
RT 10 RW 08 Putat Jaya
BGR – Barisan Gotong Royong
Bersama Bergerak, Bersama Peduli, Selamatkan Anak Bangsa.












