SURABAYA – Warga Pulo Tegalsari 5, Kelurahan Wonokromo, Surabaya, dibuat geger dengan kemunculan seekor ular jenis piton berukuran lebih dari dua meter di dalam rumah warga, Selasa dini hari (3/11/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.05 WIB. Ular tersebut pertama kali diketahui oleh Mbah Misiyem, seorang lansia berusia 85 tahun yang merupakan warga Pulo Tegalsari 5, Kelurahan Wonokromo, Surabaya.
Berdasarkan keterangan Ahy, kejadian bermula ketika ibunya, Mbah Misiyem, memberitahukan kepadanya bahwa terdapat seekor ular di ruang dapur rumah. Saat itu, Mbah Misiyem hendak menuju kamar mandi dan mendapati keberadaan ular yang membuatnya terkejut sekaligus khawatir.
Mendapatkan laporan dari ibunya, Ahy langsung bergegas menuju lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar terdapat seekor ular jenis piton dengan panjang diperkirakan lebih dari dua meter di area dapur rumah.
Diduga, ular piton tersebut masuk ke dalam rumah melalui lubang saluran pembuangan air kotor. Dugaan itu diperkuat dengan kondisi tutup lubang saluran air yang diketahui sudah dalam keadaan hancur.
Menyikapi kejadian tersebut, Ahy kemudian menghubungi Nimas Lintang Ratri Sunarwidhi selaku Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) KBS untuk meminta arahan terkait penanganan ular tersebut.
Dalam arahannya, Nimas Lintang menyampaikan agar Ahy segera menghubungi Command Center Surabaya melalui nomor darurat 112 atau WhatsApp 081-131-112-112, sehingga petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya dapat segera meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi ular piton tersebut.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Ahy segera menghubungi layanan Command Center Surabaya. Tidak berselang lama, tiga personel petugas DPKP Kota Surabaya tiba di lokasi kejadian.
Dengan sigap dan menggunakan peralatan pengamanan, ketiga petugas langsung melakukan proses penanganan dan evakuasi. Dalam waktu kurang lebih 15 menit, ular piton berukuran lebih dari dua meter tersebut akhirnya berhasil diamankan.
Ahy menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh petugas DPKP Kota Surabaya yang telah merespons laporan masyarakat dengan cepat.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja petugas Damkar. Responsnya sangat cepat dan profesional dalam menjalankan tugas. Begitu dihubungi, petugas langsung datang ke lokasi dan melakukan evakuasi hingga ular piton tersebut berhasil diamankan. Ini merupakan bentuk pelayanan yang sangat membantu dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ungkap Ahy.
Menurut Ahy, kecepatan dan profesionalitas petugas dalam menangani kejadian tersebut sangat berarti, terlebih ular ditemukan di dalam rumah yang dihuni seorang lansia berusia 85 tahun. Ia berharap pelayanan respons cepat seperti ini terus dipertahankan demi memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.
Peristiwa ini menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan permukiman padat penduduk. Kondisi saluran pembuangan air, lubang drainase, serta penutup saluran perlu diperhatikan dan diperiksa secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya hewan liar ke dalam rumah.
Masyarakat juga diimbau agar tidak mencoba menangkap atau menangani ular berukuran besar seorang diri karena berisiko membahayakan keselamatan. Apabila menemukan kejadian serupa, warga dapat segera menghubungi Command Center Surabaya melalui nomor 112 atau WhatsApp 081-131-112-112 agar petugas terkait dapat melakukan penanganan secara tepat dan aman..(Red)










