Galeri Dewan Kesenian Surabaya Gelar Vivere Pericoloso, Jordan Turut Hadir

Cacatanpublik.com– Galeri Dewan Kesenian Surabaya menyelenggarakan pameran seni bertajuk Vivere Pericoloso yang menampilkan berbagai karya perupa dengan tema refleksi sosial dan kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan ruang interaksi antara seniman, publik, dan pemangku kepentingan di bidang kebudayaan.

Pameran tersebut menampilkan sepuluh karya dari para seniman yang mengangkat beragam isu sosial, mulai dari dinamika kehidupan urban hingga ekspresi kegelisahan masyarakat.

Para perupa menampilkan karya dengan pendekatan visual yang kuat serta pesan-pesan kritis yang menggambarkan realitas sosial saat ini.

Anggota DPRD Jawa Timur Ir. Jordan M. Bataragoa, M.Sc., turut menghadiri pembukaan pameran tersebut.

Ia meninjau langsung karya yang dipamerkan dan berdialog dengan para seniman mengenai gagasan serta proses kreatif di balik setiap karya.

Dalam kesempatan itu, Jordan mengapresiasi upaya para seniman yang terus menghadirkan ruang ekspresi melalui karya seni.

Ia menilai kegiatan seperti Vivere Pericoloso memiliki peran penting dalam memperkuat dialog budaya di tengah masyarakat.

Jordan juga mendorong agar ruang seni di Surabaya terus dikembangkan sebagai wadah kreatif yang terbuka bagi berbagai kalangan.

Menurutnya, seni dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan dalam memahami berbagai persoalan sosial.

“Seni menghadirkan cara pandang yang berbeda dalam melihat kehidupan. Ruang seperti ini perlu terus dijaga dan diperluas,” ujarnya.

Para seniman yang terlibat dalam pameran tersebut menyampaikan bahwa Vivere Pericoloso menjadi sarana untuk mengekspresikan gagasan dan kritik sosial melalui karya visual.

Mereka berharap dukungan terhadap ekosistem seni terus meningkat agar ruang ekspresi tetap hidup dan berkembang.

Melalui pameran ini, Galeri Dewan Kesenian Surabaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem seni budaya serta membuka ruang dialog kreatif antara seniman, masyarakat, dan pemangku kepentingan.(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *