Di Hardiknas 2026, MAKI Jatim Gaungkan Pendidikan Adil dan Tanpa Korupsi

cacatanpublik.com– Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan MAKI Jatim untuk menegaskan komitmen membangun dunia pendidikan yang adil, bersih, dan bebas dari praktik korupsi.

MAKI Jatim secara tegas mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menjaga integritas sektor pendidikan. Mereka menilai pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berintegritas.

“Pendidikan harus menjadi ruang yang bersih dari kepentingan sempit dan praktik korupsi. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga jujur dan adil,” tegas perwakilan MAKI Jatim dalam keterangannya, Jumat (2/5/2026).

MAKI Jatim menyoroti masih adanya potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pendidikan. Mereka menilai praktik korupsi, sekecil apa pun, dapat merusak sistem pendidikan dan menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurut mereka, penyalahgunaan anggaran pendidikan tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merampas hak peserta didik untuk mendapatkan fasilitas dan layanan pendidikan yang layak. Karena itu, MAKI Jatim mendorong penerapan sistem pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan dapat diawasi publik.

Dalam peringatan Hardiknas 2026 ini, MAKI Jatim juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam mendukung program Merdeka Belajar. Program tersebut dinilai mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, serta berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.

MAKI Jatim menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal jalannya sistem pendidikan agar tetap berada di jalur yang benar.

“Hardiknas harus menjadi momentum refleksi. Kita tidak boleh membiarkan korupsi merusak masa depan generasi bangsa. Pendidikan yang adil dan bersih adalah fondasi Indonesia maju,” lanjutnya.

Sebagai bentuk komitmen, MAKI Jatim menyatakan akan terus mengawasi kebijakan dan penggunaan anggaran pendidikan di Jawa Timur. Mereka juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan di sektor pendidikan.

Peringatan Hardiknas 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memperkuat kesadaran kolektif dalam mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, transparan, dan bebas dari korupsi demi masa depan bangsa yang lebih baik. (Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *