SIDOARJO, Rabu, 28 Oktober 2026, – Masyarakat di wilayah Krian, Wonoayu, Sukodono, dan sekitarnya, Kabupaten Sidoarjo, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sejumlah kejadian yang dilaporkan warga menimbulkan keresahan, terutama bagi masyarakat yang memarkirkan sepeda motor di lokasi yang minim pengawasan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor milik seorang karyawan Indomaret di kawasan Pager Ngumbuk, Kecamatan Wonoayu, dilaporkan hilang akibat dugaan aksi pencurian. Sementara itu, upaya pencurian sepeda motor di area parkir Masjid Terung, Krian, serta di Masjid Candigoro, Wonoayu, dilaporkan gagal.
Rangkaian kejadian tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak lengah saat memarkirkan kendaraan, baik di tempat kerja, rumah ibadah, maupun lokasi umum lainnya. Meski demikian, keterkaitan seluruh kejadian tersebut masih perlu dipastikan melalui penyelidikan dan klarifikasi pihak berwenang.
UnyiL Kasak menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang meresahkan masyarakat tersebut. Ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan serta mengajak masyarakat, insan media, dan aparat penegak hukum untuk bekerja sama dalam mencegah tindak pencurian kendaraan bermotor.
“Kami mengimbau masyarakat Sidoarjo, khususnya di wilayah Krian, Wonoayu, dan Sukodono, agar lebih berhati-hati. Pastikan kendaraan diparkir di tempat aman, gunakan kunci ganda, dan jangan meninggalkan sepeda motor tanpa pengawasan,” tegas UnyiL Kasak.
Ia juga berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan kehilangan maupun percobaan pencurian tersebut, melakukan penyelidikan, serta mengungkap pelaku apabila bukti-bukti telah mencukupi.
Menurutnya, keresahan warga harus menjadi perhatian bersama. Keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat.
Apabila masyarakat mengetahui informasi yang relevan atau mengenali seseorang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut, warga diminta segera menyampaikannya kepada kepolisian setempat melalui jalur resmi.
Apabila terdapat foto atau rekaman yang diduga berkaitan dengan peristiwa pencurian, informasi tersebut sebaiknya diserahkan kepada penyidik untuk membantu proses identifikasi. Penyebaran foto maupun identitas seseorang harus dilakukan secara hati-hati agar tidak salah sasaran dan tidak merugikan pihak yang belum terbukti bersalah.
Warga yang melihat tindakan pencurian secara langsung diimbau segera menghubungi kepolisian, menjaga keselamatan diri, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
UnyiL Kasak berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini berdasarkan bukti dan keterangan saksi, sehingga keamanan masyarakat kembali terjaga.
“Harapan kami, pelaku pencurian kendaraan bermotor dapat segera diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai masyarakat terus dihantui rasa khawatir ketika memarkirkan kendaraannya. Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwenang,” pungkasnya.
Catatan: Informasi mengenai kejadian tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak kepolisian. Identitas terduga pelaku, keterkaitan antarperistiwa, serta perkembangan penyelidikan perlu dipastikan berdasarkan keterangan resmi dan bukti yang sah.(Red)






