Sidoarjo –15 Agustus 2025 Program Warung Rakyat Direnovasi yang dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terbukti membawa perubahan positif bagi pelaku usaha kecil. Tidak hanya membuat warung tampak lebih rapi dan nyaman, program ini juga berdampak pada peningkatan omzet para pemiliknya.
Hingga pertengahan Agustus 2025, Pemkab Sidoarjo telah menyelesaikan renovasi 740 unit warung dari target 800 unit tahun ini, atau setara 92,5 persen realisasi. Program ini memasuki tahun keempat sekaligus tahun terakhir pelaksanaannya sejak 2022. Meski demikian, Bupati H. Subandi memastikan program akan terus dilanjutkan dengan target tambahan 2.000 warung rakyat direnovasi dalam lima tahun mendatang.
Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana, yang meninjau langsung tiga warung hasil renovasi di Kelurahan Magersari dan Sidokare, menyebut program ini dirancang untuk mendorong daya saing pelaku UMKM.
“Dengan warung yang lebih layak, para pelaku usaha punya kesempatan lebih besar untuk menarik pembeli dan mengembangkan usahanya,” ujar Mimik.
Salah satu penerima manfaat, Supii, pemilik Warkop Biru di Kelurahan Magersari, mengaku pendapatannya meningkat setelah renovasi. Warung kopi yang dirintis sejak 2016 kini memiliki bangunan permanen, fasilitas tempat cuci yang layak, dan tampilan yang lebih menarik.
“Sebelumnya polos hanya ada meja. Sekarang ada bangunan bagus, pembeli jadi lebih ramai,” ungkap Supii.
Selain renovasi fisik, Pemkab Sidoarjo juga memberikan dukungan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) dengan bunga hanya 2 persen per tahun dan plafon pinjaman hingga Rp50 juta melalui BPR Delta Artha Sidoarjo. Skema ini diharapkan mempermudah pelaku UMKM memperbesar usahanya tanpa terbebani bunga tinggi.
Pemkab Sidoarjo optimistis, kombinasi renovasi fasilitas dan dukungan modal murah akan semakin memperkuat UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Yud)










