Karang Intan, Catatanpublik.com –
Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Program Pendidikan Kesetaraan Paket C membekali 16 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan dengan kemampuan berbahasa Inggris sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan peningkatan kompetensi. Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menyelenggarakan kegiatan tersebut di Ruang Kunjungan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, untuk meningkatkan kemampuan komunikasi warga binaan sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan, Senin (10/08/2026).
Kegiatan pembelajaran tersebut melibatkan petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Taufik Hidayat, sebagai tutor Program Pendidikan Kesetaraan Paket C sekaligus perpanjangan tangan PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan. Melalui program ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berupaya memberikan akses pendidikan yang tidak hanya memenuhi hak belajar warga binaan, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan yang dapat mendukung proses reintegrasi sosial setelah menjalani masa pembinaan.
Pada pertemuan kali ini, peserta didik mempelajari materi Simple Present Tense, yang berfokus pada penggunaan kalimat sederhana untuk menyatakan kebiasaan, aktivitas sehari-hari, fakta umum, serta kemampuan memperkenalkan diri dan menceritakan rutinitas dalam bahasa Inggris. Tutor menjelaskan pola kalimat positif, negatif, dan interogatif, kemudian mengajak warga binaan menyusun contoh kalimat berdasarkan pengalaman dan kegiatan sehari-hari mereka.
Pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, latihan menyusun kalimat, serta praktik percakapan sederhana antarpeserta. Metode tersebut mendorong warga binaan untuk lebih aktif menggunakan kosakata yang telah dipelajari, melatih keberanian berbicara, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Tutor Program Pendidikan Kesetaraan Paket C Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris menjadi salah satu sarana penting untuk mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus membangun kepercayaan diri warga binaan.
“Melalui materi Simple Present Tense, kami ingin mengajak warga binaan memahami dasar-dasar bahasa Inggris yang dapat mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga melatih keberanian berkomunikasi, berpikir lebih sistematis, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kesempatan setelah kembali ke masyarakat,” ujar Taufik.
Salah satu peserta Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, warga binaan berinisial AR, mengaku memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat melalui pembelajaran tersebut.
“Saya merasa lebih percaya diri setelah mencoba menyusun kalimat dan berdiskusi menggunakan bahasa Inggris. Materi yang diajarkan mudah dipahami dan membuat saya semakin termotivasi untuk terus belajar agar memiliki bekal yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ungkap AR.
Pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek pendidikan, keterampilan, dan pengembangan diri warga binaan. Melalui kolaborasi yang terus dibangun bersama PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berupaya memastikan setiap warga binaan memperoleh kesempatan belajar yang berkelanjutan selama menjalani masa pidana.
Pembelajaran yang berlangsung secara konsisten diharapkan mampu menjadi bekal yang bermanfaat bagi warga binaan untuk meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan membangun masa depan yang lebih baik serta lebih produktif setelah kembali menjadi bagian dari masyarakat. (nta).









