Surabaya –cacatanpublik.com
09 Januari 2026
Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Surabaya, Lilik Hendarwati, menilai sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar ekonomi rakyat yang paling tangguh dalam menghadapi berbagai krisis. Karena itu, DPRD Jawa Timur terus mengawal keberlanjutan program Program Kredit Sejahtera (Prokesra) agar pelaku UMKM tetap memiliki akses permodalan yang terjangkau.
Lilik mengungkapkan, ketangguhan UMKM telah terbukti sejak masa pandemi Covid-19. Saat banyak sektor usaha melemah, UMKM justru mampu bertahan dan tetap menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“UMKM ini sektor yang paling tangguh. Sejak masa Covid, mereka yang justru bisa bertahan dan tetap berproduksi. Ini menjadi alasan kuat mengapa negara harus terus hadir mendukung UMKM,” ujar Lilik, Jumat (9/1/2026).
Sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur sekaligus anggota Komisi C, Lilik menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak boleh berhenti pada slogan. Salah satu bentuk keberpihakan nyata adalah memastikan akses permodalan yang mudah, murah, dan berkeadilan melalui program Prokesra yang dijalankan oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
Menurutnya, Prokesra menjadi salah satu solusi pembiayaan yang sangat dibutuhkan UMKM karena menawarkan skema kredit dengan bunga rendah serta persyaratan yang relatif mudah dijangkau oleh pelaku usaha kecil.
“Permodalan adalah kebutuhan utama UMKM. Program Prokesra ini sangat membantu karena skemanya ramah UMKM. Maka DPRD Jatim berkepentingan untuk memastikan program ini terus berjalan dan diperkuat,” jelasnya.
Untuk menjamin keberlanjutan Prokesra, DPRD Jawa Timur saat ini juga tengah mengawal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait penyertaan modal baru bagi BPR. Lilik menekankan, kebijakan ini bukan untuk kepentingan perbankan semata, melainkan agar BPR memiliki kapasitas lebih besar dalam menyalurkan pembiayaan kepada UMKM.
“Penyertaan modal ini tujuannya agar dampaknya dirasakan langsung oleh UMKM. Dengan modal yang kuat, BPR bisa menjangkau lebih banyak pelaku usaha kecil melalui Prokesra,” tegasnya.
Lilik berharap, dengan dukungan regulasi, permodalan, dan pengawasan yang berkelanjutan, UMKM di Jawa Timur dapat terus berkembang dan naik kelas. Di tengah ketidakpastian ekonomi, penguatan UMKM dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Yud)












