Cacatanpublik.com — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mengembangkan sistem digital terpadu untuk memperkuat kepastian dan efisiensi pelayanan kapal di wilayah Tanjung Perak. Aplikasi BESTI yang sedang dikembangkan akan terhubung langsung dengan Zona EAZI, PHINISI, dan Inaportnet guna menyatukan perencanaan hingga realisasi tambat kapal secara waktu nyata.
Langkah ini dibahas dalam Evaluasi Bersama Pelayanan Kapal dan Penerapan Zona EAZI yang digelar pada Kamis (1/10/2026). TTL mengundang KSOP Utama Tanjung Perak, Distrik Navigasi Tanjung Perak, PT Pelindo (Persero), dan PT Pelindo Jasa Maritim untuk meninjau kemajuan layanan.
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menegaskan kolaborasi dan sistem terintegrasi menjadi kunci pelayanan yang andal.
“TTL bersama seluruh pemangku kepentingan terus mempercepat pelayanan kapal melalui kerja sama yang kuat. Sistem digital yang terpadu akan menghadirkan layanan yang semakin cepat, aman, andal, dan kompetitif,” ujar David.
Penerapan Zona EAZI telah membuktikan hasil nyata:
– TPK Nilam: melayani 176 kapal, rata-rata waktu pergantian kapal (STS) 2 jam 53 menit; jumlah kapal masuk dermaga naik 21,4% dari 14 menjadi 17 kapal per hari
– TPK Berlian: melayani 16 kapal, rata-rata STS 2 jam 24 menit, terus mendekati target standar 2 jam
Sistem digital BESTI (Berth Allocation Efficiency & Support Terminal Integration) akan menyatukan seluruh alur kerja mulai dari perencanaan alokasi dermaga hingga pemantauan langsung saat kapal bersandar. Ke depannya, aplikasi ini akan saling bertukar data dengan Zona EAZI, PHINISI, dan Inaportnet sehingga seluruh pemangku kepentingan melihat informasi yang sama secara serentak.
Kepala KSOP Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, memberikan apresiasi atas inovasi tersebut.
“Implementasi EAZI telah memberikan pengaruh signifikan dalam meningkatkan layanan kapal. Pengembangan sistem digital ini akan semakin memperkuat kepastian layanan bagi seluruh pengguna jasa,” ujarnya.
Group Head Pelayanan Kapal PT Pelindo (Persero), Santoso, menjelaskan integrasi sistem akan menghilangkan keterlambatan pertukaran informasi. Evaluasi berkelanjutan memastikan setiap perbaikan benar-benar dirasakan langsung oleh pengguna jasa.
TTL terus menyempurnakan sistem tersebut agar pemanfaatan dermaga makin optimal, waktu tunggu kapal makin singkat, dan kepastian jadwal pelayanan makin kuat di pelabuhan Tanjung Perak.(Yud)










