Karang Intan, Catatanpublik.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menggelar pemeriksaan kedisiplinan berpakaian petugas dalam rangka Operasi Penegakkan Disiplin dan Tata Tertib (OPDISTIB) saat pelaksanaan apel pagi petugas. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, bersama Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) memimpin langsung kegiatan tersebut guna memastikan seluruh petugas menggunakan seragam dan atribut kedinasan sesuai ketentuan yang berlaku, Senin (08/06/2026).
Pemeriksaan berlangsung di halaman kantor Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dengan menyasar seluruh petugas yang mengikuti apel pagi. Tim Satops Patnal memeriksa kerapian seragam, kelengkapan atribut, penggunaan tanda pengenal, serta kesesuaian penampilan petugas dengan ketentuan kedinasan yang berlaku. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam memperkuat budaya disiplin, profesionalisme, dan integritas di lingkungan kerja.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa kedisiplinan dalam berpakaian merupakan salah satu cerminan sikap profesional seorang aparatur negara. Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan kedinasan harus dimulai dari hal-hal mendasar, termasuk penampilan saat bertugas.
“Disiplin bukan hanya tentang pelaksanaan tugas, tetapi juga tercermin dari cara kita mempersiapkan diri sebelum bekerja, termasuk dalam penggunaan seragam dan atribut kedinasan. Kerapian dan kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian dari profesionalisme yang harus terus dijaga oleh setiap petugas,” ujar Yugo.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan Operasi Penegakkan Disiplin dan Tata Tertib (OPDISTIB) tidak semata-mata bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar seluruh petugas senantiasa menjaga standar kedinasan yang telah ditetapkan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa disiplin merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan dan pelaksanaan tugas yang berkualitas. Keteladanan petugas akan memberikan dampak positif terhadap lingkungan kerja maupun proses pembinaan yang berjalan di dalam lapas,” tambahnya.
Sementara itu, Petugas Tim Satops Patnal, Yudi Kris Giyantoro, menjelaskan bahwa pemeriksaan kedisiplinan berpakaian merupakan salah satu langkah preventif untuk memastikan kepatuhan petugas terhadap aturan dan tata tertib kedinasan.
“Pemeriksaan ini kami laksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk penguatan budaya disiplin di lingkungan kerja. Dengan adanya pengawasan yang konsisten, kami berharap seluruh petugas semakin sadar akan pentingnya mematuhi ketentuan yang berlaku sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas secara optimal,” jelas Yudi.
Pelaksanaan Operasi Penegakkan Disiplin dan Tata Tertib (OPDISTIB) tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Seluruh petugas menunjukkan sikap kooperatif selama pemeriksaan berlangsung sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga disiplin dan profesionalisme sebagai insan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kedisiplinan, integritas, dan profesionalisme.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan yang semakin baik dan akuntabel. (nta).












