Karang Intan, Catatanpublik.com –
Komitmen menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Karang Intan melalui pelaksanaan rapat penguatan pembangunan Zona Integritas (ZI), Kamis (07/05/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Yugo Indra Wicaksi, serta diikuti Ketua ZI, wakil ketua, sekretaris, ketua kelompok kerja (pokja), dan operator pokja enam area perubahan.
Rapat berlangsung dalam suasana penuh semangat, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Seluruh tim membahas langkah strategis dalam pemenuhan data dukung, penguatan implementasi enam area perubahan, hingga evaluasi capaian yang telah dijalankan sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, serta humanis.
Selain penguatan pembangunan Zona Integritas, rapat juga membahas inovasi unggulan bertajuk “Jembatan Hati Keluarga Warga Binaan dan Keluarga”, sebuah program yang bertujuan membantu mempertemukan kembali warga binaan dengan keluarganya yang sudah lama tidak berkomunikasi maupun tidak pernah menerima kunjungan.
Inovasi tersebut hadir sebagai bentuk kepedulian sosial dan pendekatan kemanusiaan kepada warga binaan yang terkendala faktor ekonomi, keterbatasan jarak, konflik keluarga, maupun alasan lainnya yang menyebabkan hubungan keluarga terputus. Melalui program ini, pihak Lapas memfasilitasi pencarian, komunikasi, hingga koordinasi dengan pihak terkait agar hubungan kekeluargaan dapat kembali terjalin.
Dalam arahannya, Kalapas menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan budaya kerja yang harus benar-benar diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.
“Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM harus menjadi komitmen bersama, bukan hanya slogan. Kita ingin menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seluruh jajaran harus bergerak dengan semangat perubahan dan integritas,” tegas Yugo Indra Wicaksi.
Ia juga menambahkan bahwa inovasi “Jembatan Hati Keluarga Warga Binaan dan Keluarga” menjadi salah satu bentuk pelayanan humanis yang diharapkan mampu memberikan dampak psikologis positif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
“Kadang ada warga binaan yang bertahun-tahun tidak pernah dikunjungi keluarga karena keterbatasan biaya maupun persoalan lainnya. Melalui inovasi ini, kami ingin menjadi penghubung agar tali silaturahmi mereka dapat tersambung kembali,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Zona Integritas, Indra Wahyudi, menyampaikan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat kesiapan seluruh pokja dalam menghadapi tahapan evaluasi.
“Melalui rapat ini, kami memastikan setiap area perubahan berjalan optimal dan saling terintegrasi. Semangat kebersamaan dan evaluasi berkelanjutan menjadi kunci agar pembangunan ZI benar-benar berdampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan publik,” ujar Indra Wahyudi.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata keseriusan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam membangun institusi yang profesional, bersih dari praktik penyimpangan, serta semakin dipercaya masyarakat. Dengan penguatan koordinasi, inovasi pelayanan, dan evaluasi rutin, diharapkan semangat perubahan dapat terus tumbuh dalam setiap lini organisasi.
Melalui langkah-langkah positif tersebut, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang berkelanjutan. (ism).









