
Surabaya, –Sosialisasi Program Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) digelar bersama Lucy Kurniasari pada Minggu (3/5/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Surabaya Suites Hotel, PALA Ballroom, Jalan Pemuda No. 33–35, Surabaya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kepesertaan aktif dalam program JKN-KIS sebagai jaminan akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Dalam paparannya, Lucy Kurniasari menegaskan bahwa program JKN-KIS merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia. Ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban sebagai peserta, termasuk menjaga kepesertaan tetap aktif serta mengikuti prosedur layanan kesehatan yang berlaku.
“Program JKN-KIS ini adalah wujud kehadiran negara. Masyarakat harus memahami hak dan kewajibannya, termasuk pentingnya menjaga kepesertaan tetap aktif agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ning Lucy, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa keberhasilan program JKN-KIS tidak hanya bergantung pada pemerintah dan BPJS Kesehatan, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta untuk turut menjadi agen informasi di lingkungan masing-masing agar semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya jaminan kesehatan.
“Kita semua punya peran. Mari kita saling mengingatkan dan membantu agar tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan hanya karena kurang informasi atau kepesertaan yang tidak aktif,” tambahnya.

Sementara itu, Wiedho Widianto selaku Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Kota Surabaya menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta JKN-KIS, baik dari sisi kemudahan akses maupun kecepatan layanan.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat kini dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan digital untuk mempermudah administrasi kepesertaan, seperti pendaftaran, perubahan data, hingga pengecekan status kepesertaan tanpa harus datang langsung ke kantor.
“Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital BPJS Kesehatan agar lebih praktis dan efisien. Selain itu, kami juga terus meningkatkan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan agar peserta mendapatkan pelayanan yang optimal,” ungkapnya.
Acara berlangsung dengan penuh antusias, dihadiri oleh kader, simpatisan, serta masyarakat umum yang ingin mendapatkan informasi langsung mengenai program JKN-KIS.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan kesehatan semakin meningkat serta mampu mendorong terciptanya sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik dan merata di Indonesia. (Red)






