Siapkan Generasi Sehat dan Cerdas, PKK Sidoarjo Dorong Edukasi Pra-Nikah Berbasis Genre

SIDOARJO —06 November 2025 Upaya membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter terus digencarkan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya melalui kegiatan Edukasi Pra-Nikah Berbasis Generasi Berencana (Genre) yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (5/11/2025).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Generasi Berencana (Genre) dalam rangka pencegahan stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB). Melalui edukasi ini, PKK Sidoarjo berupaya memberikan bekal pengetahuan kepada calon pengantin agar siap membangun keluarga yang sehat dan berkualitas sejak awal pernikahan.

Langkah Konkret Cegah Stunting Sejak Dini

Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Hj. Sriatun Subandi, menegaskan bahwa pembekalan kepada calon pengantin menjadi langkah strategis dalam mencegah stunting sejak dini.

“Edukasi pra-nikah ini diharapkan dapat menambah wawasan calon pengantin tentang pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, serta kesiapan fisik dan mental sebelum menikah dan memiliki anak,” ujar Sriatun.

 

Ia menambahkan, pencegahan stunting tidak hanya dimulai ketika seorang anak lahir, tetapi jauh sebelum itu — sejak masa perencanaan pernikahan dan kehamilan. Karena itu, TP PKK bersama pemerintah daerah dan BKKBN berkomitmen menjadikan edukasi berbasis Genre sebagai gerakan berkelanjutan.

“Kami ingin para calon pengantin benar-benar siap menjadi orang tua yang sehat dan bertanggung jawab. Kader PKK di setiap tingkatan juga harus aktif menyosialisasikan pentingnya perencanaan keluarga kepada masyarakat,” tegasnya.

Kolaborasi PKK, BKKBN, dan Tenaga Medis

 

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Dra. Sofia Hanik, MM dari BKKBN Provinsi Jawa Timur yang menjelaskan strategi implementasi program Generasi Berencana di daerah.

 

Selain itu, Dr. Harvey Alfin Hartono, S.PG, Fmas D.Mas FICS dari RSUD R.T. Notopuro turut memberikan penjelasan mengenai kesehatan reproduksi, kesiapan kehamilan, serta pentingnya asupan gizi yang cukup bagi calon ibu. Para peserta yang terdiri dari calon pengantin, kader PKK, dan perwakilan masyarakat tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi interaktif.

 

Membangun Generasi Emas 2045 dari Keluarga

Melalui kegiatan ini, PKK Sidoarjo ingin menanamkan kesadaran bahwa keluarga adalah kunci utama dalam membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Keluarga yang sehat, cerdas, dan berkarakter hanya dapat terwujud jika dipersiapkan dengan baik sejak tahap pra-nikah.

 

> “Membangun generasi unggul harus dimulai dari membangun keluarga yang sehat dan bahagia. Edukasi pra-nikah seperti ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” ungkap Sriatun menutup kegiatan.

 

 

 

Dengan sinergi antara TP PKK, BKKBN, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen mewujudkan Zero Stunting dan menghadirkan keluarga-keluarga tangguh yang siap menyongsong masa depan Indonesia yang lebih sehat dan cerdas.(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *