Seni, Doa, dan Persatuan Meriahkan HUT RI di RW 08 Rangkah Surabaya

Surabaya –30 Agustus 2025 Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di RW 08 Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Surabaya berlangsung meriah dengan balutan seni, doa, dan semangat persatuan. Selama empat hari, sejak 28 hingga 31 Agustus 2025, warga menggelar rangkaian acara yang menghadirkan suasana penuh kegembiraan sekaligus keakraban.

Beragam pertunjukan budaya disajikan untuk masyarakat, mulai dari orkes Putra, mega campursari, wayang kulit, barongsai, hingga reog Ponorogo. Kehadiran berbagai kesenian ini berhasil menyedot perhatian warga yang tumpah ruah memadati lokasi acara.

Ketua RW 08, Nanang Santoso, menegaskan bahwa peringatan HUT RI bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan antar warga.

“Kita ingin peringatan HUT RI ini menjadi ruang kebersamaan. Seni budaya, doa bersama, dan semangat gotong royong adalah wujud nyata persatuan warga Rangkah,” ujarnya.

Salah satu momen paling ditunggu adalah atraksi barongsai dan reog Ponorogo. Penampilan dua kesenian khas Nusantara ini bukan hanya menambah semarak acara, tetapi juga menggambarkan keberagaman budaya yang hidup harmonis di tengah masyarakat. Suasana semakin hangat ketika warga antusias memberikan angpao kepada pemain barongsai sebagai bentuk dukungan dan rasa syukur.

Selain panggung hiburan, kegiatan juga diisi dengan pengajian umum bersama Ustadz Haris, yoyok diiringi hadrah RW 08 oleh dan dipimpin oleh Ibu Maria Fadilah. Doa bersama ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan pesta rakyat, tetapi juga melalui refleksi spiritual untuk mendoakan bangsa ke depan.

Partisipasi aktif warga lintas generasi menambah semarak acara. Anak-anak, remaja, hingga orang tua terlibat langsung, mulai dari lomba rakyat, pengajian, hingga kerja bakti mempersiapkan panggung dan konsumsi. Semangat guyub rukun dan gotong royong begitu terasa, mencerminkan nilai persatuan yang diwariskan para pejuang kemerdekaan.

Dengan terselenggaranya rangkaian kegiatan ini, RW 08 Rangkah berhasil menunjukkan bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar nostalgia perjuangan, melainkan juga wadah untuk memperkuat persatuan, kebhinekaan, dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat .(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *