cacatanpublik.com— Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur menyiapkan lomba mancing lele untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Panitia akan menggelar kegiatan tersebut di Kolam Pancing Suka Suka (SS), Desa Jumputrejo, Sidoarjo, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Panitia menjadwalkan lomba mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB. Selama tiga jam, panitia akan melepas ikan lele sebanyak tiga kali, masing-masing satu kali setiap jam.
Ketua Panitia Lomba Mancing Lele MAKI Jatim, Mochamad Jauhary, mengatakan panitia menyediakan 130 lapak untuk peserta. Jajaran OPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur, OPD Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan masyarakat umum dapat mengikuti perlombaan tersebut.
MAKI Jatim juga memberikan kuota khusus sebesar 30 persen dari total lapak untuk masyarakat umum. Panitia akan menerapkan aturan perlombaan yang sama kepada seluruh peserta untuk menjaga sportivitas dan ketertiban.
Peserta Antusias Ikuti Lomba
Antusiasme peserta mulai terlihat menjelang pelaksanaan lomba. Hingga berita ini disusun, sekitar 60 peserta dari jajaran OPD Pemprov Jatim telah mendaftar. Sementara peserta dari kuota umum mencapai 48 orang.
Jauhary optimistis seluruh 130 lapak akan terisi saat lomba berlangsung. Ia juga memastikan panitia masih membuka kesempatan bagi calon peserta yang belum mendaftar.
Panitia meminta peserta hadir satu jam sebelum perlombaan dimulai. Peserta akan mengikuti registrasi ulang dan menerima jersey serta topi yang wajib digunakan selama kegiatan.
“Peserta lomba diharapkan hadir satu jam sebelum lomba dimulai karena akan dilakukan registrasi ulang serta pemberian jersey dan topi,” ujar Jauhary.
Siapkan Hadiah Rp50 Juta
MAKI Jatim menyiapkan total uang pembinaan sebesar Rp50 juta bagi 10 kategori pemancing yang berhasil mendapatkan ikan lele dengan bobot terberat.
Panitia juga menyediakan hadiah undian berdasarkan nomor lapak bagi peserta yang tidak masuk nominasi pemenang. Hadiah tersebut mencakup satu unit motor listrik sebagai hadiah utama, sepeda gunung, lemari es, televisi, dan puluhan hadiah menarik lainnya.
Peserta akan bersaing mendapatkan ikan lele dengan bobot terbesar selama tiga jam perlombaan. Panitia akan menentukan pemenang melalui proses penimbangan yang dapat disaksikan seluruh peserta.
Lomba menggunakan metode “Get and Release”. Setelah peserta mendapatkan ikan, panitia akan menimbang hasil tangkapan secara terbuka sebelum kembali melepaskan ikan tersebut ke kolam.
Lele Berbobot hingga 12 Kilogram
Pemilik Kolam Pancing Suka Suka, Sitorus dan Yuli, telah menyiapkan ikan lele dengan bobot rata-rata 8 kilogram hingga lebih dari 12 kilogram.
Kondisi tersebut membuat peserta harus mempersiapkan peralatan pancing yang memadai. Jauhary menegaskan peserta wajib menggunakan joran jenis reel dan tidak boleh menggunakan stick pancing “bebekan”.
Panitia juga menetapkan sejumlah aturan teknis terkait pakan dan keabsahan ikan hasil tangkapan. Panitia akan menentukan sah atau tidaknya ikan berdasarkan posisi kail pada bagian mulut ikan.
Keputusan panitia terkait hasil perlombaan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Dimeriahkan Musik dan Artis KDI
Panitia juga menyiapkan hiburan musik untuk menambah kemeriahan kegiatan. Grup musik New Putramega pimpinan Nova Anggunardi Putra akan tampil menghibur peserta dan masyarakat.
Sejumlah artis KDI juga dijadwalkan ikut memeriahkan lomba mancing lele tersebut.
Melalui kegiatan ini, MAKI Jatim ingin menghadirkan perayaan HUT ke-81 RI yang meriah sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai elemen di Jawa Timur.
Jauhary mengajak masyarakat yang belum mendaftar untuk segera memanfaatkan lapak yang masih tersedia.
“Lapak kosong masih tersedia bagi calon peserta lomba mancing yang belum mendaftar,” pungkasnya.(Yud)









