Banjarmasin, Catatanpublik.com –
Perawatan tanaman menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan dan kualitas hasil budidaya. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pembinaan kemandirian di Greenhouse SAE 1 Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Kamis (5/11), melalui penyiraman tanaman melon jenis Inthanon Thailand yang dibudidayakan menggunakan media tanam polybag.
Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan melakukan penyiraman secara langsung pada tanaman untuk menjaga kelembapan media tanam agar kebutuhan air tetap terpenuhi. Perawatan rutin ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman melon hingga memasuki masa panen.
Budidaya melon Inthanon Thailand di Greenhouse SAE 1 dilakukan dengan memanfaatkan ruang tanam yang lebih terkontrol. Penggunaan polybag juga memudahkan pengaturan media tanam serta perawatan masing-masing tanaman.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), Bagus Paras Etika, menyampaikan bahwa perawatan rutin menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan budidaya melon. Menurutnya, Warga Binaan perlu memahami setiap tahapan pemeliharaan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah sesuai harapan.
Salah seorang Warga Binaan berinisial R mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut.
“Dari kegiatan ini, saya belajar bahwa merawat tanaman melon perlu ketelatenan. Penyiraman harus diperhatikan agar tanaman tetap tumbuh dengan baik. Saya senang bisa ikut merawat dan melihat perkembangannya setiap hari,” ungkapnya.
Sementara itu, Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa kegiatan budidaya melon merupakan bagian dari upaya memberikan keterampilan praktis kepada Warga Binaan melalui pembinaan kemandirian.
“Kami ingin Warga Binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman langsung dalam proses budidaya. Keterampilan seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat dan membuka peluang usaha ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan pertanian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1, Lapas Banjarmasin terus mengembangkan pembinaan kemandirian yang produktif sekaligus memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengasah keterampilan di bidang pertanian. (Humas Lapas Banjarmasin)







