Cacatanpublik.com— PT Terminal Teluk Lamong (TTL) membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). TTL memberikan pelatihan dan sertifikasi Gada Pratama secara gratis kepada warga Ring 1.
Perusahaan membuka program tersebut di Kantor Utama PT Terminal Teluk Lamong, Rabu (19/8/2026). Pelatihan berlangsung selama 10 hari, mulai 19 hingga 28 Agustus 2026, di Graha Pondok Kasih.
Sebanyak 15 peserta dari tujuh kelurahan di sekitar wilayah operasional TTL mengikuti pelatihan tersebut. Perusahaan membekali para peserta dengan kompetensi dasar pengamanan serta sertifikasi Gada Pratama yang dapat menjadi modal untuk memasuki dunia kerja profesional.
Selama pelatihan, peserta mempelajari berbagai materi yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab satuan pengamanan. Materi tersebut meliputi Peraturan Dasar Kepolisian (Perdaspol), bela diri, penggunaan peralatan pengamanan, patroli, pengawalan, komunikasi efektif, dan pelayanan prima.
Peserta juga mendapatkan pembekalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), teknik pemadaman kebakaran, penyusunan laporan kejadian, serta penanganan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Senior Manager Sekretaris Perusahaan & Hukum PT Terminal Teluk Lamong Syaiful Anam mengatakan, perusahaan mengarahkan program TJSL untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat.
“Program TJSL kami terus bertransformasi dari pendekatan bantuan langsung atau charity menuju pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Kemajuan industri dan keberlanjutan bisnis PT Terminal Teluk Lamong harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Anam.
Menurut Anam, sertifikasi Gada Pratama dapat memberikan nilai tambah bagi warga ketika mencari pekerjaan. Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan pengamanan, tetapi juga mendapatkan legalitas profesi yang dapat mendukung kesiapan mereka memasuki dunia kerja.
“Melalui pelatihan dan sertifikasi Gada Pratama ini, kami ingin memberikan bekal kompetensi sekaligus legalitas profesi kepada warga Ring 1 agar memiliki kesiapan dan daya saing yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja,” tambahnya.
Camat Asemrowo Mohammad Zulchaidir turut mengapresiasi langkah TTL dalam meningkatkan kompetensi masyarakat. Ia meminta peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan sertifikasi tersebut untuk mengembangkan karier.
“Profesi petugas pengamanan merupakan pekerjaan yang mulia dan membutuhkan integritas serta kedisiplinan tinggi. Dengan sertifikasi resmi Gada Pratama ini, kami berharap para peserta memiliki kompetensi dan legalitas yang semakin kuat serta diakui oleh dunia kerja,” ujar Zulchaidir.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program pemberdayaan yang diselenggarakan PT Terminal Teluk Lamong.
“Kami berharap masyarakat semakin antusias memanfaatkan program-program pelatihan dan pemberdayaan yang diberikan PT Terminal Teluk Lamong. Kesempatan seperti ini dapat menjadi sarana bagi warga untuk terus meningkatkan kompetensi, membuka peluang kerja, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.
Melalui semangat “Tumbuh Bersama”, PT Terminal Teluk Lamong terus mengembangkan program TJSL yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kompetensi, dan penciptaan kesempatan ekonomi.
Program pelatihan Gada Pratama ini menjadi salah satu upaya TTL membantu warga Ring 1 meningkatkan daya saing sekaligus memperbesar peluang mereka mendapatkan pekerjaan di bidang pengamanan.
TTL berharap peserta dapat menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pelatihan secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab ketika memasuki dunia kerja.(Yud)











