Cacatanpublik.com – Polisi menangkap seorang perempuan yang diduga terlibat dalam kasus perampasan sepeda motor terhadap seorang pelajar di wilayah Lawang, Kabupaten Malang.
Dalam kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp17,5 juta.
Petugas dari Satreskrim Polres Malang Polda Jawa Timur mengamankan tersangka berinisial RA (28), warga Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Kamis (5/3/2026).
Kasi Humas Polres Malang, Bambang Subinajar, mengatakan peristiwa perampasan tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 di Jalan Pandowo, Dusun Paras, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang.
Saat itu korban yang merupakan seorang pelajar sedang mengendarai sepeda motor untuk pulang pada dini hari.
Namun di tengah perjalanan, korban dihentikan oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor.
“Korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor hendak pulang.
Di tengah perjalanan korban dihentikan oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Senin (9/3).
Salah satu pelaku kemudian turun dari kendaraan dan mendekati korban. Pelaku lalu mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis celurit agar menyerahkan sepeda motor yang dikendarainya.
Karena merasa takut, korban akhirnya menyerahkan sepeda motor serta telepon genggam miliknya kepada para pelaku.
Setelah menerima laporan korban, polisi langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi salah satu pelaku.
Petugas kemudian menangkap tersangka di wilayah Kabupaten Malang.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah celurit, satu unit sepeda motor Honda Vario warna merah, serta satu unit ponsel milik korban.
Saat ini tersangka telah diamankan dan menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Polsek Lawang. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 482 KUHP tentang perampasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.
Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk memburu satu pelaku lain yang identitasnya telah diketahui.
“Satu pelaku lainnya sudah kami identifikasi dan saat ini masih dalam pengejaran petugas,” pungkas Bambang. (Yud)












