Cacatanpublik.com – Fraksi PKS DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa modal tambahan untuk PT Jamkrida Jawa Timur harus diberikan tepat sasaran, khususnya bagi UMKM mikro dan kecil yang selama ini sulit mengakses pembiayaan. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi PKS, Agus Cahyono, saat rapat paripurna DPRD Jawa Timur, Senin (23/2/2026).
Agus menekankan bahwa Raperda Penyertaan Modal Daerah bukan sekadar menambah angka di neraca perusahaan, melainkan keputusan anggaran yang menyangkut uang rakyat dan risiko fiskal daerah. “Penyertaan modal bukan investasi bebas risiko. Uang rakyat harus memberikan dampak sosial-ekonomi nyata bagi UMKM mikro dan kecil,” tegas legislator asal Trenggalek ini.
Fraksi PKS menyoroti bahwa pertumbuhan Jamkrida lebih banyak ditopang oleh modal daerah daripada laba organik. Oleh karena itu, mereka meminta roadmap yang jelas, indikator kinerja terukur, dan mekanisme pengawasan yang ketat agar tambahan modal tidak hanya memperkuat portofolio yang sudah aman secara bisnis, tetapi benar-benar menembus UMKM yang selama ini underserved.
Selain itu, Fraksi PKS menekankan perlunya laporan berbasis outcome, seperti peningkatan jumlah UMKM bankable dan dampak ekonomi riil, agar DPRD memiliki kontrol yang mendalam. “BUMD strategis seperti Jamkrida harus diuji dengan standar akuntabilitas tinggi. Modal tambahan harus bekerja nyata untuk rakyat,” pungkas Agus.(Yud)












