Sidoarjo –21 Agustus 2025 Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menyoroti rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 yang digelar di Kabupaten Sidoarjo. Hal ini menurutnya menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan demokrasi.
Dalam sebuah forum diskusi keterbukaan informasi publik, Kamis (21/8/2025), Mimik menyampaikan bahwa penurunan partisipasi warga tidak bisa dianggap remeh. Menurutnya, fenomena ini dapat mengindikasikan adanya jarak antara masyarakat dengan pemerintah maupun proses politik yang berjalan.
“Pilkada 2024 memberikan pelajaran berharga. Tingkat partisipasi yang menurun harus menjadi perhatian bersama, bagaimana kita memastikan warga merasa penting untuk ikut serta dalam menentukan arah pembangunan daerah,” ujarnya.
Mimik menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik memiliki peran krusial dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan akses informasi yang jelas dan mudah, warga diharapkan lebih memahami program pembangunan dan terdorong untuk berpartisipasi aktif, baik dalam pemilu maupun dalam kehidupan demokrasi sehari-hari.
Selain itu, Wabup juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat, baik melalui kanal digital maupun tatap muka langsung di lapangan. Menurutnya, pendekatan yang inklusif akan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap proses pembangunan.
“Transparansi bukan hanya soal kewajiban, tapi kebutuhan. Semakin terbuka pemerintah, semakin besar peluang partisipasi publik meningkat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, lanjut Mimik, berkomitmen menjadikan hasil Pilkada 2024 sebagai evaluasi. Ke depan, berbagai langkah penguatan demokrasi akan ditempuh, mulai dari peningkatan literasi politik hingga optimalisasi layanan informasi publik.
Dengan evaluasi menyeluruh, diharapkan partisipasi warga Sidoarjo dalam pemilu maupun program pembangunan daerah dapat kembali meningkat pada periode-periode berikutnya.(Yud)













