Surabaya, catatanpublik.com – Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya kegiatan Penertiban Pemakaian Air di pelanggan. dalam pelaksanaannya tidak serta merta semua upaya menemui jalan mulus. ada yg kooperatif dan ada juga yang menolak untuk ditertibkan pemakaian air nya. Jumat (17/7/2026).
Seperti yang pernah terjadi, salah satu LSM di surabaya, dimana terdapat historis 2 (dua) kali upaya samsung (Sambungan Langsung) dan riwayat tunggakan air mulai tahun 2020, petugas sweeping 2 (dua) kali berupaya melakukan penertiban pemakaian air dengan persuasif dan humanis namun menemui jalan buntu, hingga akhirnya dilakukan penertiban kembali oleh PAM Surya Sembada bersama Garnisun 3.
Petugas masih mengedepankan persuasif dan humanis dikarenakan kantor LSM banyak dihuni oleh wanita, hingga akhirnya menunda melakukan potong pipa, namun apa yang didapat petugas PAM Surya Sembada bukan menindak lanjuti panggilan dinas ke kantor untuk kordinasi tunggakan, LSM tersebut malah mengintimidasi petugas dan terkesan melawan institusi. Ini menjadi atensi petugas dan manajemen PAM Surya Sembada kedepan untuk memberikan mekanisme perbaikan pelayanan terus menerus lebih baik, agar kedepan seluruh warga kota Surabaya dapat menikmati fasilitas air bersih lebih baik.
Langkah ini dilakukan untuk membantu menekan NRW (Non Revenue Water) dan Pemerataan Tekanan, sehingga diharapkan seluruh pelanggan PAM Surya Sembada dapat menikmati fasilitas air bersih yang ada di Kota Surabaya.
(red/rendr).












