Perkuliahan Strata 2 di Lapas Narkotika Karang Intan Bahas Pengembangan Organisasi dan Manajemen Perubahan

Karang Intan, Catatanpublik.com –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan melaksanakan Program Pendidikan Perkuliahan Strata 2 bagi petugas dan warga binaan di Ruang Belajar Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Selasa (6/10/2026). Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin, Dr. H. Rahmadi, menyampaikan materi Pengembangan Organisasi dan Manajemen Perubahan dalam perkuliahan tersebut.

Petugas dan warga binaan mengikuti perkuliahan sebagai mahasiswa dengan mempelajari pengembangan organisasi dan pengelolaan perubahan secara terencana. Pembelajaran juga membahas komunikasi, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan.

Dr. H. Rahmadi menjelaskan bahwa pengembangan organisasi tidak hanya berkaitan dengan struktur dan sistem, tetapi juga membutuhkan kesiapan individu yang menjalankan peran di dalamnya. Menurutnya, kemauan untuk belajar dan kemampuan beradaptasi membantu setiap individu menghadapi perubahan secara positif.

“Manajemen perubahan mengajarkan kita untuk memahami bahwa perubahan merupakan bagian dari perkembangan organisasi. Karena itu, setiap individu perlu memiliki kesiapan untuk belajar, beradaptasi, berkomunikasi, dan mengambil peran secara positif. Pengetahuan yang diperoleh melalui perkuliahan ini diharapkan dapat diterapkan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Bagi petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, pembelajaran tersebut memberikan pemahaman yang dapat dikaitkan dengan pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Materi yang diperoleh mendorong petugas untuk terus belajar, menyesuaikan diri dengan perkembangan, dan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas.

Salah seorang petugas yang mengikuti perkuliahan, Gusti Muhammad Muzakkir, menilai materi yang disampaikan memberikan pemahaman yang relevan dengan pelaksanaan tugas.

“Materi hari ini memberikan pemahaman bahwa perubahan harus kita hadapi dengan kesiapan dan pola pikir yang terbuka. Sebagai petugas, ilmu ini bermanfaat untuk membantu kami melihat perubahan sebagai proses yang perlu dikelola dengan baik, sehingga kami dapat terus belajar dan meningkatkan kualitas dalam menjalankan tugas,” tutur Muzakkir.

Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengikuti perkuliahan sebagai bagian dari proses memperoleh pendidikan dan mengembangkan potensi diri. Pembelajaran tersebut membantu warga binaan memperluas wawasan serta memahami pentingnya kemampuan beradaptasi dalam menghadapi perubahan kehidupan.

Salah seorang warga binaan berinisial MH mengaku memperoleh wawasan baru dari perkuliahan tersebut. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan dan membantu mempersiapkan diri setelah menyelesaikan masa pembinaan.

“Perkuliahan hari ini memberikan saya pemahaman baru tentang pentingnya menghadapi perubahan dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus belajar. Saya berharap ilmu yang saya dapatkan dapat saya terapkan dalam kehidupan dan menjadi bekal ketika nanti kembali ke tengah masyarakat,” ungkap MH.

Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menjadikan pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas petugas sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan. Melalui kesempatan belajar tersebut, petugas dapat menambah pengetahuan yang mendukung pelaksanaan tugas, sedangkan warga binaan dapat mengembangkan wawasan dan potensi diri.

Program Pendidikan Perkuliahan Strata 2 di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Pengetahuan yang diperoleh petugas dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan, sementara warga binaan dapat memanfaatkannya untuk mempersiapkan diri menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *