Karang Intan, Catatanpublik.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menghadirkan pembinaan kerohanian bagi warga binaan Nasrani melalui kegiatan kebaktian yang dipimpin oleh Pendeta Ester Waty. Melalui kegiatan ini, Lapas mendorong warga binaan untuk memperdalam nilai-nilai keimanan, melakukan refleksi diri, serta membangun tekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, Kamis (18/06/2026).
Kegiatan kebaktian berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh warga binaan Nasrani yang secara terbuka menyampaikan kesaksian mengenai perjalanan hidup serta pengalaman atas kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu. Momen tersebut menjadi ruang pembelajaran dan refleksi bagi warga binaan untuk menyadari kesalahan, memperbaiki diri, serta menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab setelah kembali ke tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Erpan Wijaya Kusuma, melaksanakan pendampingan dan pengawasan guna memastikan kegiatan pembinaan berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan manfaat secara optimal bagi warga binaan.
Erpan Wijaya Kusuma menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kerohanian menjadi salah satu sarana penting dalam membangun karakter dan memperkuat mental spiritual warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam Lapas.
“Pembinaan keagamaan bukan hanya menjadi sarana pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi ruang bagi warga binaan untuk melakukan refleksi, memperbaiki sikap, dan menumbuhkan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Kami berharap nilai-nilai positif yang diperoleh melalui kegiatan kebaktian dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Erpan.
Sementara itu, Pendeta Ester Waty menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki kehidupannya melalui penguatan iman serta kesadaran diri atas perjalanan hidup yang telah dilalui.
“Melalui kebaktian dan kesaksian yang disampaikan, kami melihat adanya keberanian warga binaan untuk mengakui masa lalu serta memiliki keinginan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Iman dan pengharapan menjadi kekuatan penting dalam proses perubahan tersebut,” ungkap Pendeta Ester Waty.
Melalui pembinaan kerohanian secara rutin, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual dan karakter warga binaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentuk pribadi yang lebih sadar, bertanggung jawab, dan siap kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana. (nta).












