Cacatanpublik.com — Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya mengajak seluruh pegawai dan keluarga besar perusahaan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Amin PAM Surya Sembada, Rabu (9/9/2026).
PAM Surya Sembada menggelar kegiatan keagamaan tersebut sebagai momentum untuk mengenang sosok Rasulullah SAW sekaligus menggali nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan pribadi maupun lingkungan kerja.
Kegiatan itu menghadirkan Al Habib Hasan Al Faruq Alkaff sebagai penceramah. Sementara Gus M. Abduh Mushthofa mengisi acara dengan lantunan syair religi sebagai munsyid.
Dalam tausiyahnya, Al Habib Hasan Al Faruq Alkaff mengajak jamaah tidak sekadar mengenal Rasulullah SAW dari nama dan sejarahnya. Ia mendorong umat memahami ajaran serta akhlak Rasulullah yang menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan.
Al Habib juga mengungkapkan besarnya pengaruh Nabi Muhammad SAW dalam sejarah dunia. Ia merujuk buku The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History karya Michael H. Hart yang menempatkan Rasulullah SAW sebagai tokoh paling berpengaruh dalam sejarah.
“Nabi Muhammad adalah orang nomor satu yang paling berpengaruh,” ungkap Al Habib dalam tausiyahnya.
Menurut Al Habib, umat dapat mengenal Rasulullah secara lebih utuh dengan mempelajari ajaran, akhlak, dan keteladanan yang beliau wariskan. Nilai tersebut tetap relevan untuk menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan modern.
Salah satu pesan Rasulullah SAW yang ia tekankan dalam ceramah yakni “La taghdhob” yang berarti “jangan marah”. Pesan tersebut mengajarkan pentingnya mengendalikan emosi dan menjaga sikap ketika menghadapi persoalan.
Pengendalian diri menjadi salah satu bentuk keteladanan yang dapat diterapkan setiap hari. Dengan menjaga emosi dan akhlak, seseorang dapat menghadapi persoalan dengan lebih tenang serta membangun hubungan yang baik dengan orang lain.
PAM Surya Sembada berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Perusahaan mendorong seluruh pegawai menerapkan nilai-nilai Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja.
Melalui momentum tersebut, PAM Surya Sembada juga ingin memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan di antara keluarga besar perusahaan. Keteladanan Rasulullah diharapkan menjadi inspirasi bagi pegawai untuk menjaga integritas, sikap saling menghormati, serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.(Yud)










