Penguatan Demokrasi Lewat Peran Media, DPRD dan PWI Gelar Pendidikan Politik

 

Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jumat (25/9) – Pemerintah daerah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar kegiatan Pendidikan Politik dan Peningkatan Demokrasi dengan tema “Pentingnya Peran Media Dalam Rangka Penguatan Demokrasi”. Kegiatan tersebut berlangsung di RM. Sambel Sawah Kajen, seusai pelaksanaan salat Jumat, bertepatan dengan waktu makan siang.

 

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah wartawan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penguatan profesionalisme jurnalistik di daerah.

 

Ketua DPRD, Abdul Munir, dalam sambutannya menekankan bahwa media memiliki peran strategis sebagai pilar keempat demokrasi. Ia menyampaikan bahwa informasi yang akurat dan berimbang dari media menjadi kunci bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan berdemokrasi, khususnya menjelang berbagai agenda politik di daerah.

 

Senada dengan hal tersebut, Ketua PWI, Triyono, memaparkan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab besar untuk menyajikan pemberitaan yang objektif, mendidik, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Ia berharap para wartawan yang hadir dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai bekal untuk memahami standar dan etika profesi kewartawanan.

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD, Sumar Rosul, menegaskan bahwa media memiliki fungsi penting sebagai penengah sekaligus alat kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan. Menurutnya, tanpa adanya media, sistem pemerintahan akan rapuh karena tidak ada pihak yang mengawasi dan menyampaikan kondisi sebenarnya kepada publik. Ia menilai kehadiran wartawan sangat vital untuk menjaga keseimbangan antara pemerintah dan masyarakat.

 

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Teguh, perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), yang turut memberikan pandangan mengenai pentingnya kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan media dalam menjaga stabilitas politik dan demokrasi di daerah.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para wartawan yang hadir semakin memahami pentingnya kebebasan pers yang bertanggung jawab, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem jurnalistik yang lebih profesional dan tertib di daerah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *