Pemprov Jatim Optimalkan Majadigi Demi Pelayanan Publik Lebih Efisien

Cacatanpublik.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengoptimalkan Portal Majadigi sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Langkah ini ditegaskan dalam Rapat Evaluasi Portal Layanan Pemprov Jatim yang digelar secara daring, Kamis (9/4/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, memimpin langsung jalannya rapat evaluasi tersebut.

Kegiatan ini juga menghadirkan Adi Nugroho dari Kementerian PANRB sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Sherlita menjelaskan bahwa Portal Majadigi terus berkembang sebagai pusat integrasi layanan pemerintah daerah.

Saat ini, portal tersebut telah mengintegrasikan 13 kabupaten/kota dengan 28 layanan, 52 perangkat daerah dengan 166 layanan, serta satu instansi BNN dengan sembilan layanan.

Ia menyebut, optimalisasi Majadigi menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital di lingkungan Pemprov Jatim.

Dengan sistem yang terintegrasi, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik secara lebih mudah, cepat, dan transparan.

“Kami terus memperkuat Majadigi agar seluruh layanan pemerintah dapat terhubung dalam satu platform.

Ini akan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan tanpa harus berpindah-pindah sistem,” ujar Sherlita.

Dari sisi penggunaan, Portal Majadigi juga menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, jumlah pengguna telah mencapai 7.574 orang, dengan penambahan 1.496 pengguna baru.

Sementara itu, Adi Nugroho menegaskan bahwa integrasi layanan digital merupakan kunci dalam meningkatkan efisiensi birokrasi sekaligus kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, sistem yang terhubung akan memangkas proses administrasi yang berulang.

“Dengan integrasi layanan, masyarakat tidak perlu lagi mengunggah data yang sama berulang kali. Proses menjadi lebih praktis dan efisien,” jelasnya.

Melalui evaluasi ini, Pemprov Jatim bersama Kementerian PANRB berkomitmen untuk terus mengembangkan Portal Majadigi sebagai pusat layanan publik terpadu.

Optimalisasi ini diharapkan mampu memberikan kemudahan serta meningkatkan kepuasan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah di Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *