Sidoarjo –27 Agustus 2025 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperluas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggandeng berbagai pihak. Salah satunya adalah Yayasan Perempuan Semangat Garuda (YPSG) yang kini dipercaya mengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo.
Dapur yang baru diresmikan pada Senin (25/8) itu mampu menyiapkan 4 ribu porsi makanan bergizi setiap hari. Paket makanan kemudian disalurkan ke sejumlah sekolah di Kecamatan Sidoarjo, mulai dari TK hingga SMP.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhmie Herawati, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan yayasan dan masyarakat sangat penting agar program MBG dapat berjalan optimal.
“Program MBG merupakan program nasional Presiden Prabowo yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak Indonesia. Keberhasilan program ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat, melainkan juga perlu dukungan pemerintah daerah dan mitra seperti Yayasan Perempuan Semangat Garuda,” ujarnya.
Standar Ketat untuk Dapur MBG
Menurut dr. Lakhmie, dapur SPPG Magersari telah dipersiapkan dengan standar ketat. Mulai dari sarana, prasarana, hingga sumber daya manusia diperhatikan secara detail agar kualitas makanan terjaga. Para juru masak yang terlibat pun diwajibkan memiliki sertifikat pelatihan penjamah makanan sebagai bentuk jaminan keamanan pangan.
“Kami mengingatkan seluruh pengelola dapur agar selalu mematuhi aturan. Higienitas, perlengkapan, dan alur kerja wajib dijaga supaya tujuan pemberian gizi terbaik bagi anak-anak dapat benar-benar tercapai,” tegasnya.
Komitmen Yayasan Perempuan Semangat Garuda
Ketua Yayasan Perempuan Semangat Garuda, Rahmawati, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 20 juru masak untuk mengolah ribuan porsi makanan setiap hari. Dengan sistem kerja lima hari dalam sepekan, seluruh makanan disajikan dalam wadah stainless steel agar tetap higienis saat sampai ke sekolah.
“Saya melihat banyak anak yang berangkat sekolah tanpa sarapan. Melalui program MBG, mereka bisa mendapatkan asupan gizi langsung di sekolah. Harapan kami, program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan anak-anak, tapi juga mendukung tumbuh kembang mereka,” kata Rahmawati.
Dengan kolaborasi ini, Pemkab Sidoarjo optimistis program MBG dapat menjangkau lebih banyak siswa, sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam mendukung agenda nasional pemenuhan gizi anak-anak.(Yud)












