Karang Intan, Catatanpublik.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memberikan akses pendidikan kepada warga binaan melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket B sekaligus mendorong mereka memperluas pengetahuan keagamaan. Pada Senin (2/11/2026), warga binaan mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Ruang Belajar Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dengan mempelajari sejarah berdirinya Kekhalifahan Bani Umayah. Melalui kegiatan ini, Lapas mendorong warga binaan untuk memperkaya pengetahuan, memahami nilai-nilai keagamaan, serta memetik pelajaran positif dari perjalanan sejarah Islam sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran diikuti warga binaan peserta Paket B dengan melibatkan petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan sebagai tutor melalui kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Annisa, Kecamatan Karang Intan. Pada pertemuan ini, Ardian bertindak sebagai tutor yang menyampaikan materi dan mendampingi peserta selama proses pembelajaran.
Tutor mengawali pembelajaran dengan memperkenalkan latar belakang berdirinya Kekhalifahan Bani Umayah yang didirikan oleh Muawiyah bin Abu Sufyan pada 661 Masehi. Dinasti ini berdiri setelah berakhirnya masa Khulafaur Rasyidin dan menetapkan Damaskus sebagai pusat pemerintahan. Pada masa kekuasaannya, Bani Umayah mengalami perkembangan dalam bidang pemerintahan, kebudayaan, pendidikan, serta perluasan wilayah Islam. Melalui materi tersebut, warga binaan mengenal tokoh dan peristiwa penting dalam sejarah Islam sekaligus mempelajari nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan pentingnya mengembangkan ilmu pengetahuan.
Untuk memastikan peserta memahami materi, tutor mengembangkan pembelajaran melalui penjelasan, tanya jawab, dan diskusi. Warga binaan mendapat kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta menanggapi materi yang disampaikan. Tutor juga memberikan penjelasan tambahan terhadap pertanyaan peserta sehingga proses belajar berlangsung lebih interaktif. Cara ini mendorong warga binaan untuk berpartisipasi aktif, melatih keberanian berkomunikasi, dan meningkatkan pemahaman terhadap materi pembelajaran.
Tutor, Ardian, menyampaikan bahwa pembelajaran sejarah Islam memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperluas wawasan sekaligus memahami nilai-nilai positif dari perjalanan peradaban terdahulu.
“Melalui materi sejarah Bani Umayah, kami berharap warga binaan tidak hanya mengenal tokoh dan peristiwa sejarah, tetapi juga dapat mengambil nilai-nilai positif dari setiap perjalanan yang dipelajari. Diskusi dan tanya jawab menjadi bagian penting agar mereka lebih aktif, berani menyampaikan pendapat, serta memahami materi dengan baik,” ungkapnya.
Salah satu warga binaan berinisial AP mengungkapkan bahwa pembelajaran tersebut memberikan pengalaman belajar yang menarik karena peserta dapat berinteraksi langsung dengan tutor dan memperoleh kesempatan untuk memperdalam materi.
“Pembelajaran hari ini menarik karena kami bisa mengetahui sejarah berdirinya Bani Umayah dan perkembangan Islam pada masa itu. Kami juga bisa bertanya langsung ketika ada materi yang belum dipahami. Dari kegiatan ini, saya mendapatkan pengetahuan baru dan belajar mengambil pelajaran dari sejarah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berupaya memastikan warga binaan tetap memperoleh kesempatan belajar selama menjalani masa pembinaan. Pembelajaran PAI menjadi salah satu sarana untuk memperluas pengetahuan keagamaan, mengembangkan kemampuan berpikir, serta mengenalkan nilai-nilai positif yang dapat menjadi pedoman dalam kehidupan.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berharap kegiatan pendidikan ini dapat mendorong warga binaan untuk terus belajar, meningkatkan kualitas diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana. Dengan kesempatan pendidikan yang diberikan, warga binaan diharapkan memiliki pengetahuan dan bekal positif untuk kembali berperan di tengah masyarakat. (nta).









