Pembelajaran Muatan Lokal Paket C, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Kenali Kearifan dan Potensi Daerah

Karang Intan, Catatanpublik.com –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan memfasilitasi warga binaan mengikuti Program Pendidikan Kesetaraan Paket C melalui mata pelajaran Muatan Lokal. Pada Senin (2/11/2026), tutor mengajak warga binaan mempelajari kearifan lokal dan potensi daerah di Ruang Kunjungan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Melalui pembelajaran tersebut, warga binaan mengenali kekayaan budaya, memahami potensi lingkungan, serta mempelajari nilai-nilai yang berkembang dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan Rahmat Fahroni, petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, sebagai tutor melalui kerja sama dengan PKBM Annisa, Kecamatan Karang Intan. Dalam penyampaian materi, ia membahas keberagaman budaya, adat istiadat, tradisi masyarakat, dan potensi sumber daya alam daerah. Peserta juga mempelajari pentingnya menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat.

Untuk memperdalam pemahaman, tutor menggunakan metode penjelasan dan tanya jawab. Ia memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta mengaitkan materi dengan kondisi lingkungan yang mereka kenal. Interaksi tersebut mendorong peserta memahami penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari.

Rahmat Fahroni menyampaikan bahwa pembelajaran Muatan Lokal membantu warga binaan mengenali kekayaan daerah sekaligus memahami nilai-nilai positif yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia berharap materi tersebut memberikan manfaat bagi peserta, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

“Melalui pembelajaran ini, warga binaan dapat mengenal lebih jauh budaya dan potensi daerah serta memahami pentingnya menjaga kearifan lokal. Saya berharap pengetahuan yang mereka peroleh dapat menambah wawasan dan menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” jelas Rahmat.

Manfaat pembelajaran juga dirasakan salah seorang warga binaan berinisial HM. Ia mengaku memperoleh pengetahuan baru dan merasa terbantu dengan kesempatan berinteraksi langsung bersama tutor selama kegiatan berlangsung.

“Saya mendapatkan pengetahuan baru tentang budaya dan potensi daerah. Ketika ada materi yang belum saya pahami, saya bisa langsung bertanya kepada tutor. Pembelajaran seperti ini bermanfaat karena menambah wawasan yang nantinya bisa saya terapkan ketika kembali ke masyarakat,” ungkap HM.

Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan kemampuan akademik dan memperkaya pengetahuan. Pendidikan menjadi bagian penting dalam pembinaan karena membantu warga binaan mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.

Upaya ini mencerminkan komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menghadirkan pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Dengan bekal pendidikan dan pemahaman sosial yang diperoleh, warga binaan diharapkan mampu kembali ke tengah masyarakat dengan kesiapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *