Pastikan Kondisi Kesehatan Tahanan Baru, Lapas Banjarmasin Lakukan Pemeriksaan Awal terhadap 10 Orang

Banjarmasin, Catatanpublik.com –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin melaksanakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kesehatan terhadap 10 tahanan baru sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan dan kebutuhan pelayanan medis mereka, Jumat (16/10).

Pemeriksaan dilakukan oleh dokter Lapas Banjarmasin, dr. Yayuk Ruwaidah, dengan dibantu kader kesehatan. Kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, penimbangan berat badan, dan pengukuran tinggi badan untuk memperoleh gambaran awal kondisi fisik setiap tahanan.

Selain pemeriksaan fisik, petugas kesehatan melakukan penelusuran riwayat kesehatan, termasuk riwayat penyakit, penggunaan narkoba, perilaku berisiko, kepemilikan jaminan kesehatan, serta informasi medis lain yang diperlukan. Pendataan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan tindak lanjut pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan masing-masing individu.

dr. Yayuk Ruwaidah menjelaskan bahwa pemeriksaan awal membantu petugas kesehatan mengenali kondisi tahanan sejak pertama kali memasuki lingkungan lapas.

“Pemeriksaan kesehatan awal penting untuk mengetahui kondisi setiap tahanan, termasuk kemungkinan adanya keluhan atau riwayat penyakit yang memerlukan perhatian. Dengan pendataan dan pemeriksaan ini, kami dapat menentukan tindak lanjut pelayanan kesehatan sesuai kondisi masing-masing,” jelasnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa pemenuhan hak atas pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.

“Setiap tahanan yang masuk harus mendapatkan pemeriksaan kesehatan awal agar kondisi kesehatannya teridentifikasi dengan baik. Kami berkomitmen memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai kebutuhan, sehingga potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih dini dan ditangani secara tepat,” ujar Akhmad.

Melalui pemeriksaan BAP kesehatan ini, Lapas Banjarmasin berupaya memastikan kondisi kesehatan tahanan baru terdata sejak awal. Hasil pemeriksaan menjadi dasar bagi petugas kesehatan dalam melakukan pemantauan dan memberikan pelayanan lanjutan sesuai kebutuhan medis. (Humas Lapas Banjarmasin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *