Meteran PDAM Jadi Sasaran, Polisi Ungkap Aksi Pencurian di Semampir

Surabaya – 24 Desember 2025 Aksi pencurian meteran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang meresahkan warga di wilayah Semampir, Surabaya, akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian. Polsek Semampir bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat hingga berhasil mengamankan seorang pelaku.

Pelaku diamankan pada Senin (22/12/2025) setelah petugas melakukan penyelidikan intensif berdasarkan informasi dari warga yang kerap kehilangan meteran air di lingkungan tempat tinggal mereka.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui merupakan residivis kasus pencurian. Saat diinterogasi langsung oleh Kapolsek Semampir, AKP Herry Iswanto, S.H., pelaku awalnya mengaku telah melakukan aksi pencurian di empat lokasi. Namun setelah dilakukan pendalaman, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya di lima lokasi berbeda.

Pelaku mengungkapkan bahwa aksinya dilakukan pada waktu yang tidak menentu, baik siang maupun malam hari, untuk menghindari kecurigaan warga sekitar. Untuk melepas satu unit meteran PDAM, pelaku hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit dengan menggunakan alat sederhana seperti tang, obeng, kunci pas, dan kunci inggris.

Setiap meteran PDAM hasil curian dijual seharga Rp50.000. Uang hasil penjualan tersebut, menurut pengakuan pelaku, digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari, termasuk membeli keperluan anaknya.

Kapolsek Semampir AKP Herry Iswanto, S.H., menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menindak tegas setiap pelaku kejahatan di wilayah hukumnya.

“Pelaku beserta barang bukti telah kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk pengembangan kasus,” ujar AKP Herry.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) huruf ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman pidana penjara sesuai ketentuan yang berlaku.(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed